Mendagri Apresiasi Daerah yang Realisasikan APBD dan Cairkan Insentif Nakes

Selasa, 27 Juli 2021 - 16:08 WIB
loading...
Mendagri Apresiasi Daerah...
Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi Pemda Kabupaten Tangerang sudah cukup baik dalam merealisasikan APBD serta pencairan tunjangan insentif untuk Nakes. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tangerang yang sudah cukup baik dalam merealisasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta pencairan tunjangan insentif untuk para tenaga kesehatan (Nakes).

Baca juga: Mendagri Sebut Warga Sulit Dapat Kamar Perawatan Covid-19 di Tangsel

Hal itu dia sampaikan saat melakukan kunjungannya dalam rangka rapat koordinasi dengan Bupati Tangerang serta unsur Forkopimda sekaligus mengecek realisasi anggaran dalam penanganan pandemi virus Corona (Covid-19).

Baca juga: Mendagri Ajak Dunia Usaha Gelontorkan Dana CSR Bantu Warga Terdampak Covid-19

Tito melihat, data realisasi belanja yang cukup baik pada APBD yang sudah lebih dari 40 persen. Angka tersebut menurutnya sudah baik ditengah perjuangan pemerintah daerah menghadapi Pandemi Covid-19. Termasuk pencairan tunjangan insentif untuk para nakes yang dinilainya sudah 56 persen dicairkan.

Baca juga: Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Keuangan Daerah, Kemendagri Gelar Bimtek IPKD

"Saya juga mengucapkan terima kasih yang tinggi Kepada Bupati Zaki, salah satu pesan dari Presiden itu adalah pencairan insentif tenaga kesehatan yang dananya sudah ada di masing-masing daerah menjadi tanggungjawab daerah masing-masing penyalurannya. Saya lihat angkanya sudah dicairkan 56 persen di Kabupaten Tangerang, itu sudah sangat baik dan sangat bagus," ujar Mendagri dalam keterangannya, Selasa (27/7/2021).

Menurutnya, Bupati Tangerang sudah berkomitmen untuk terus mencairkan insentif tenaga kesehatan. Ini penting untuk meningkatkan moral para tenaga kesehatan yang merupakan garis terdepan dalam peranan Pandemi.

Mendagri juga menyoroti bantuan sosial di tengah-tengah pelaksanaan PPKM terutama bagi mereka yang tidak masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang terdaftar di pusat.

"Saya menghargai kekompakan Forkopimda di Kabupaten Tangerang yang begitu solid dan bersinergi," imbuhnya.

Dia pun mengapresiasi langkah pemda setempat, dimana meski masuk penerapan PPKM Level 3, namun memilih terus menerapkan PPKM Level 4 yang setara dengan PPKM Darurat.

"Kabupaten Tangerang meskipun masuk PPKM level 3 tetapi karena aglomerasi dengan Jabodetabek maka diterapkan seperti PPKM Level 4," ujar Tito.

Mendagri mengungkapkan, penerapan PPKM di Kabupaten Tangerang memberikan hasil yang baik ditandai dengan positivity rate yang menurun kemudian tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) di setiap rumah sakit menurun dari 93% minggu lalu ke 74% awal minggu ini.

Fatality rate juga menurun artinya cukup membaik dari level 4 ke level 3 turun. "Karena aglomerasi kedekatan dengan Jabodetabek sehingga Kabupaten Tangerang memasuki level 4, ini dilakukan mengingat Kabupaten Tangerang sangat strategis, sebab memiliki penduduk yang hampir 4 juta," katanya.

Menurutnya, keberhasilan penanganan Covid-19 di ibu kota sangat bergantung pada daerah-daerah satelit, seperti Kabupaten Tangerang yang terbesar di aglomerasi Jabodetabek.

Sementara itu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, kehadiran Mendagri dinilai banyak memberikan masukan, petunjuk serta memberikan motivasi dan semangat untuk terus bekerja di tengah PPKM level 4 di Kabupaten Tangerang.

"Mudah-mudahan hasil dari rakor ini bisa segera kami tindaklanjuti dan tentu saja mohon selalu dukungan arahan dan bimbingan dari Pak Mendagri untuk penanganan pandemi Covid-19 di Kabupaten Tangerang, termasuk perkembangan dari anggaran daerah," ungkap Zaki.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Sebut Banyak Tenaga...
Sebut Banyak Tenaga Honorer Tak Kompeten, Mendagri Singgung Titipan Pejabat Lama
Mendagri Berikan Penghargaan...
Mendagri Berikan Penghargaan Satyalancana kepada 7 Tokoh Atas Inovasi Sektor Maritim
Kemendagri Gelar Pameran...
Kemendagri Gelar Pameran Batik Guna Perkuat Nilai Kebinekaan pada Generasi Muda
Kemendagri-Korsel Matangkan...
Kemendagri-Korsel Matangkan Pengembangan Nomor Tunggal Panggilan Darurat 112
Kemendagri Beber Strategi...
Kemendagri Beber Strategi Cegah Penyelewengan Dana Desa
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Kementerian HAM Kawal...
Kementerian HAM Kawal Penyelesaian Persoalan Tempat Ibadah Jemaat POUK Tesalonika Teluknaga
Rekomendasi
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
PT MNC Vision Networks...
PT MNC Vision Networks Tbk Berpartisipasi dalam Jalan Sehat Hari Donor Darah Sedunia 2026 di Monas
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Berita Terkini
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Hadiri Munas-Konbes...
Hadiri Munas-Konbes NU 2026, Prabowo Apresiasi Peran Strategis NU bagi Bangsa
2 Peserta Latsarmil...
2 Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Kemhan: Bakal Dievaluasi Menyeluruh
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved