Selamatkan Warga dari Zona Merah, BIN Siapkan 15.000 Vaksin
Minggu, 25 Juli 2021 - 16:19 WIB
loading...
Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan di MA dan MTS Tanwiriyyah Jalan Tanwiriyyah Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (25/7/2021). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Badan Intelijen Negara (BIN) menyiapkan 15.000 vaksin dan 15.000 bantuan sosial (bansos) berisi sembako dan vitamin dan disebar secara door to door di tujuh provinsi, termasuk untuk warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Vaksinasi dilakukan agar tercipta kekebalan komunitas atau herd immunity.
Hampir dua tahun pandemi Covid-19 menghantam Indonesia, untuk pertama kalinya dari 20 kabupaten/kota di Jawa Barat, Kabupaten Cianjur masuk zona merah penyebaran Covid-19. Padahal sejak awal pandemi, Cianjur bertahan di status zona kuning atau orange. Saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Cianjur mencapai 10.129. Pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 7.998 orang dan yang masih menjalani isolasi sebanyak 1.673 orang. Sedangkan angka pasien Covid-19 meninggal mencapai 256 orang.
"Hari ini 15.000 vaksin dan 15.000 bansos serta vitamin yang diberikan BIN secara door to door berlangsung di tujuh provinsi secara serentak. Selain di Cianjur, Jawa Barat, kegiatan ini juga berlangsung di Banten, Jateng, Riau, Kaltim, Sulsel dan Jatim," kata Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan di MA dan MTS Tanwiriyyah Jalan Tanwiriyyah Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (25/7/2021).
Baca juga: Gelar Vaksinasi Massal di Gowa, BIN Sasar Santri Madrasah
Baca juga:30 Kru Sinetron Ikatan Cinta Partisipasi dalam Kegiatan Vaksinasi COVID-19 di MNC Studios
Tujuh provinsi yang menjadi sasaran vaksinasi BIN adalah Jabar (seluruhnya di Kab Cianjur), Banten (Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Ponpes: Kabupaten Lebak, dan Bansos: Kabupaten Lebak), Jateng (seluruhnya di Kabupaten Banjarnegara), Riau (Kabupaten Pelalawan & Kota Pekanbaru, Ponpes: Kota Pekanbaru, Bansos: Kota Pekanbaru), Kaltim (Kabupaten Passer, Ponpes: Kabupaten Kutai Kartanegara, Bansos: Kabupaten Passer), Sulsel (Kabupaten Gowa, Ponpes: Kabupaten Gowa, Bansos: Kota Makassar), dan Jatim (seluruhnya di Kabupaten Sidoarjo).
Hampir dua tahun pandemi Covid-19 menghantam Indonesia, untuk pertama kalinya dari 20 kabupaten/kota di Jawa Barat, Kabupaten Cianjur masuk zona merah penyebaran Covid-19. Padahal sejak awal pandemi, Cianjur bertahan di status zona kuning atau orange. Saat ini kasus Covid-19 di Kabupaten Cianjur mencapai 10.129. Pasien Covid-19 yang sembuh mencapai 7.998 orang dan yang masih menjalani isolasi sebanyak 1.673 orang. Sedangkan angka pasien Covid-19 meninggal mencapai 256 orang.
"Hari ini 15.000 vaksin dan 15.000 bansos serta vitamin yang diberikan BIN secara door to door berlangsung di tujuh provinsi secara serentak. Selain di Cianjur, Jawa Barat, kegiatan ini juga berlangsung di Banten, Jateng, Riau, Kaltim, Sulsel dan Jatim," kata Kepala BIN Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan di MA dan MTS Tanwiriyyah Jalan Tanwiriyyah Desa Sindanglaka, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (25/7/2021).
Baca juga: Gelar Vaksinasi Massal di Gowa, BIN Sasar Santri Madrasah
Baca juga:30 Kru Sinetron Ikatan Cinta Partisipasi dalam Kegiatan Vaksinasi COVID-19 di MNC Studios
Tujuh provinsi yang menjadi sasaran vaksinasi BIN adalah Jabar (seluruhnya di Kab Cianjur), Banten (Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Ponpes: Kabupaten Lebak, dan Bansos: Kabupaten Lebak), Jateng (seluruhnya di Kabupaten Banjarnegara), Riau (Kabupaten Pelalawan & Kota Pekanbaru, Ponpes: Kota Pekanbaru, Bansos: Kota Pekanbaru), Kaltim (Kabupaten Passer, Ponpes: Kabupaten Kutai Kartanegara, Bansos: Kabupaten Passer), Sulsel (Kabupaten Gowa, Ponpes: Kabupaten Gowa, Bansos: Kota Makassar), dan Jatim (seluruhnya di Kabupaten Sidoarjo).
Lihat Juga :