Imam Prasodjo: Kasus Rektor UI Rangkap Jabatan Harus Jadi Momen Perbaikan Sistem

Sabtu, 24 Juli 2021 - 14:46 WIB
loading...
Imam Prasodjo: Kasus...
Sosiolog dari UI, Imam B Prasodjo menyebut kasus Rektor UI Ari Kuncoro merangkap jabatan sebagai Komisaris BUMN harus menjadi momen perbaikan sistem di Indonesia agar lebih baik. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sosiolog dari Universitas Indonesia (UI), Imam B Prasodjo menyebut kasus Rektor UI , Ari Kuncoro merangkap jabatan sebagai Komisaris BUMN harus menjadi momen perbaikan sistem di Indonesia agar lebih baik. Imam menyebut selain Ari banyak Rektor lain yang menjabat sebagai komisaris dan banyak pejabat DPR maupun kementerian yang juga memiliki conflict of interest.

Dia menyebut selain rektor masih banyak pejabat di kementerian dan anggota DPR yang memiliki konflik interes dengan rangkap jabatan sebagai komisaris maupun usaha yang berkaitan dengan jabatannya. Baca juga: Soal Perubahan Statuta UI, Dirjen KI Kemenkumham Nilai Cuma Persoalan Politik

Dia membeberkan hasil penelusurannya sejumlah rektor yang merangkap jabatan adalah Rektor Universitas Bengkulu (Unib), Ridwan Nurazi yang menjabat sebagai Komisaris Bank Bengkulu, kemudian Rektor Univestias Islam International Indonesia (UIII), Komaruddin Hidayat yang juga sebagai Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia (BSI), kemudian Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Dwia Aries Tina Pulubuhu.

"Republik ini memang perlu kita benahi semua. Jangan cuma hanya kasus Rektor UI, sesama kita ribut. Mari kita beresin republik ini," ujar Imam dalam diskusi virtual, Sabtu (124/7/2021).

Konflik kepentingan juga terjadi pada anggota DPR yang notabenenya sebagai pembuat UU. Secara bersamaan banyak anggota DPR yang memiliki kantor law firm.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Kemensos Tindak Lanjuti...
Kemensos Tindak Lanjuti Temuan BPK atas 1.747 Pendamping PKH, Rp7,9 Miliar Harus Dikembalikan ke Negara
Aliansi Ormas Islam...
Aliansi Ormas Islam Minta Ade Armando hingga Grace Natalie Dipecat dari Kursi Komisaris BUMN
Sahroni Dukung Kejagung...
Sahroni Dukung Kejagung Bebaskan Guru Honorer di Probolinggo: Sejalan dengan Hati Nurani
Kejagung Hentikan Kasus...
Kejagung Hentikan Kasus dan Bebaskan Guru Honorer Rangkap Jabatan di Probolinggo
Habiburokhman Soroti...
Habiburokhman Soroti Kasus Guru Honorer Jadi Tersangka Akibat Rangkap Jabatan Pendamping Desa
Menteri PU Jawab Isu...
Menteri PU Jawab Isu Keponakan Jadi Komisaris: Lu Bisa Buktikan, Gue Kasih Umrah
UI Dukung Program MBG...
UI Dukung Program MBG lewat Pendidikan, Riset, dan Evaluasi Ilmiah
Bertemu Erick Thohir,...
Bertemu Erick Thohir, Rektor UI Akan Buka Prodi Manajemen Olahraga dan Beasiswa Atlet
Rekomendasi
Pemkab Bogor Tegaskan...
Pemkab Bogor Tegaskan Komitmen Jalankan Putusan PTUN Bandung Terkait Sentul City
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Mengapa Didimax Menjadi...
Mengapa Didimax Menjadi Pilihan Banyak Trader? Ternyata ini Alasannya
Berita Terkini
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Bukan Sekadar Kuota,...
Bukan Sekadar Kuota, Rustini Dorong Perempuan Ambil Keputusan Strategis
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, 1.050 Anak Binaan Dapat Remisi
Prabowo Panggil Menteri-menteri...
Prabowo Panggil Menteri-menteri ke Istana Bahas Koperasi Desa Merah Putih
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved