Adaptasi New Normal, Yuri: Basisnya Orang per Orang

Rabu, 27 Mei 2020 - 21:28 WIB
loading...
Adaptasi New Normal,...
Juru Bicara Pemerintah Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengungkapkan, adaptasi dengan virus Corona atau new normal yang basisnya adalah orang per orang. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto mengungkapkan, dalam adaptasi dengan virus Corona atau new normal yang menjadi basisnya adalah orang per orang. (Baca juga: Beberapa Provinsi Tunjukkan Tak Ada Penambahan Signifikan Kasus Corona)

"Norma normal yang baru atau tatanan hidup normal yang baru itu basisnya adalah orang per orang. Pangkalnya adalah orang per orang," kata Yuri di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (27/5/2020).

(Baca juga: Gugus Tugas Tegaskan Bencana Nasional Covid-19 Belum Berakhir)

Artinya kata Yuri adalah, bagaimana kebiasaan orang per orang ini berubah dengan melakukan hal-hal yang memberikan ruang yang sedikit, ruang yang sempit bahkan tidak memberikan ruang sama sekali untuk sebaran Covid-19.

Mencuci tangan secara rutin dengan menggunakan sabun, salah satunya. Menggunakan masker saat berada di luar rumah, menghindari kerumunan menjaga jarak. "Ini adalah hal-hal yang harus dilakukan dan sudah menjadi kebutuhan perorangan. Pola hidup bersih sehat meningkatkan status imunitas ini penting dalam kaitan dalam normal yang baru," jelas Yuri.

Oleh karena itu, ajak Yuri mari bangun new normal ini dari diri kita. "Dari masing-masing orang. Basisnya adalah keluarga. Kami berharap bahwa peran kepala keluarga akan menjadi penentu keberhasilan untuk kita songsong kembali normal yang baru ini. Apabila ini bisa kita lakukan bersama kita yakini bahwa ke depan kita akan menjadi lebih baik lagi," ungkapnya.

Yuri pun berharap, bahwa tidak lama lagi vaksin Corona akan ditemukan sehingga bisa kembali ke keadaan normal. "Kita berharap bahwa tidak lama lagi dunia tentunya yang saat ini sedang bekerja bisa menemukan vaksin nya. Sehingga kemudian kita bisa menjadi lebih baik lagi di dalam rangka menjaga produktivitas," katanya.

Pasalnya, permasalahan ini bukan hanya permasalahan bangsa Indonesia saja. "Ini permasalahan berbagai negara ini permasalahan seluruh dunia karena ini adalah pandemi. Oleh karena itu sudah sepantasnya kalau kemudian kita bersabar," tutur Yuri.

Kemudian, Yuri juga mengajak masyarakat semakin merapatkan barisan untuk bekerja sama untuk saling bahu-membahu, terus-menerus untuk sinergi dengan pemerintah, sinergi dengan semua sektor yang tujuannya adalah mengendalikan sebaran Covid-19. "Ini mutlak kita lakukan, karena kalau tidak kita akan mendapatkan pada kondisi yang sulit," tegasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Bupati Bengkulu Selatan...
Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi Dilaporkan ke KPK Terkait Dugaan Korupsi Dana Covid-19
Presiden Jokowi: Kalau...
Presiden Jokowi: Kalau Sudah Masuk Endemi, Kena Covid-19 Bayar
Kasus Covid-19 di Indonesia...
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 190, Meninggal 5 Orang
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Jelang Mandatori SAF...
Jelang Mandatori SAF 1% di 2027, Pertamina Patra Niaga Percepat Ekosistem
Berita Terkini
Breaking News! Hotman...
Breaking News! Hotman Paris Mundur sebagai Pengacara Febrie Adriansyah
Tok! PN Jaktim Terima...
Tok! PN Jaktim Terima Eksepsi Dokter Tifa, Persidangan Pembuktian Tak Dilanjut
Dokter Tifa Siap Hadapi...
Dokter Tifa Siap Hadapi Putusan Sela: Kalau Ditolak, Kami Maju Terus Ungkap Kebenaran
Hari Ini Kortas Tipikor...
Hari Ini Kortas Tipikor Polri Panggil Eks Wakapolri Oegroseno untuk Klarifikasi Lahan Sepolwan
Gantikan Febrie Adriansyah,...
Gantikan Febrie Adriansyah, Kuntadi Diharapkan Pulihkan Kepercayaan Publik
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru Dugaan TPPU 74 Kg Emas dan Uang di Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Infografis
Kuota Haji 2026 Indonesia...
Kuota Haji 2026 Indonesia Per Provinsi, Berikut Daftarnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved