Fraksi PKS Minta Fondasi Keluarga Dikuatkan untuk Ketahanan Bangsa
Jum'at, 16 Juli 2021 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
"Kita menghadapi peluang bonus demografi pada tahun 2030-2040 dimana proporsi penduduk produktif akan melimpah, diprediksi lebih dari 64 persen. Peluang itu akan bermakna kalau dikelola dengan baik, tapi akan menjadi masalah besar kalau gagal mengelolanya dan itu berangkat dan bermuara pada peran keluarga selain institusi pendidikan," ungkap Salim.
Menteri Sosial periode 2009-2014 ini mengatakan pemerintah harus hadir dengan intervensi kebijakan yang membangun keluarga Indonesia agar menjadi keluarga yang kuat dan tangguh dalam melahirkan generasi yang berkualitas baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual.
Hal itu tidak mudah, lanjutnya, karena keluarga Indonesia memiliki rentang disparitas yang lebar. Soal pembelajaran jarak jauh saja menjadi masalah serius bagi sebagian besar keluarga terutama bagi masyarakat miskin, marginal, pinggiran, pelosok yang tidak terjangkau akses teknologi dan tidak memiliki kemampuan ekonomi.
"Kita butuh desain dan konsep pembangunan keluarga yang komprehensif agar seluruh keluarga terberdaya di tengah lebarnya disparitas ekonomi, pendidikan, daya dukung lingkungan, dan keterbatasan-keterbatasan yang ada, apalagi di tengah pandemi ini," pungkas Salim Segaf.
Menteri Sosial periode 2009-2014 ini mengatakan pemerintah harus hadir dengan intervensi kebijakan yang membangun keluarga Indonesia agar menjadi keluarga yang kuat dan tangguh dalam melahirkan generasi yang berkualitas baik secara intelektual, emosional, maupun spiritual.
Hal itu tidak mudah, lanjutnya, karena keluarga Indonesia memiliki rentang disparitas yang lebar. Soal pembelajaran jarak jauh saja menjadi masalah serius bagi sebagian besar keluarga terutama bagi masyarakat miskin, marginal, pinggiran, pelosok yang tidak terjangkau akses teknologi dan tidak memiliki kemampuan ekonomi.
"Kita butuh desain dan konsep pembangunan keluarga yang komprehensif agar seluruh keluarga terberdaya di tengah lebarnya disparitas ekonomi, pendidikan, daya dukung lingkungan, dan keterbatasan-keterbatasan yang ada, apalagi di tengah pandemi ini," pungkas Salim Segaf.
(maf)
Lihat Juga :