Sebut Kubu SBY-AHY Gerombolan, Moeldoko Cs: Tujuan Utama Mereka Nyerang Pemerintahan Jokowi
Jum'at, 16 Juli 2021 - 07:49 WIB
loading...
Politikus Demokrat pimpinan Moeldoko, Saiful Huda Ems mengatakan sejak diajukannya gugatan ke PTUN akhir bulan Juni 2021 lalu oleh kuasa hukum DPP Demokrat hasil KLB, kelompok AHY dan SBY dilanda kepanikan yang luar biasa. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat pimpinan Moeldok o, Saiful Huda Ems mengatakan sejak diajukannya gugatan ke PTUN akhir bulan Juni 2021 lalu oleh kuasa hukum DPP Partai Demokrat hasil KLB, kelompok Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dilanda kepanikan yang luar biasa. Sehingga mereka terus-menerus menyerang pribadi Moeldoko, yang selalu dikait-kaitkan dengan jabatannya sebagai Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP).
"Maaf, bahasa gerombolan memang terdengar kasar di telinga kita sebagai bangsa yang beradab, namun kata ini sengaja saya kemukakan untuk menunjukkan betapa sangat tidak terhormatnya para politisi pimpinan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan SBY yang selalu menyebut kami para pengurus dan kader Partai Demokrat pimpinan Pak Moeldoko sebagai gerombolan Moeldoko," tutur Saiful, Jumat (16/7/2021). Baca juga: Kubu Moeldoko Minta Hamdan Zoelva Tak Panik Hadapi Gugatan Demokrat KLB Deli Serdang
"Jadi kata gerombolan ini sengaja saya lemparkan ke mereka kembali yang terlebih dahulu memulai dengan bahasa-bahasa kasarnya," imbuh pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini.
Saiful mengatakan rupanya mereka ini seakan tidak akan pernah puas menyerang para pengurus dan kader Partai Demokrat pimpinan Moeldoko jika mereka tidak mengait-ngaitkan semua persoalan KLB Partai Demokrat ini dengan Istana. Menurutnya, sangat jelas pula bahwa sebenarnya tujuan utama mereka ini adalah menyerang Pemerintahan Jokowi dengan menjadikan Moeldoko yang menjadi Kepala KSP sekaligus menjadi Ketua Umum Partai Demokrat hasil KLB itu sebagai sasaran antara saja.
"Ini bisa kita perhatikan dari berbagai pernyataan-pernyataan AHY, Ibas, Kuasa Hukum partainya dan para gerombolannya yang dilontarkannya akhir-akhir ini, yang mereka serang selalu Presiden Jokowi dan Kepala KSP Moeldoko," jelas SHE sapaan akrabnya.
"Maaf, bahasa gerombolan memang terdengar kasar di telinga kita sebagai bangsa yang beradab, namun kata ini sengaja saya kemukakan untuk menunjukkan betapa sangat tidak terhormatnya para politisi pimpinan AHY (Agus Harimurti Yudhoyono) dan SBY yang selalu menyebut kami para pengurus dan kader Partai Demokrat pimpinan Pak Moeldoko sebagai gerombolan Moeldoko," tutur Saiful, Jumat (16/7/2021). Baca juga: Kubu Moeldoko Minta Hamdan Zoelva Tak Panik Hadapi Gugatan Demokrat KLB Deli Serdang
"Jadi kata gerombolan ini sengaja saya lemparkan ke mereka kembali yang terlebih dahulu memulai dengan bahasa-bahasa kasarnya," imbuh pria yang juga berprofesi sebagai advokat ini.
Saiful mengatakan rupanya mereka ini seakan tidak akan pernah puas menyerang para pengurus dan kader Partai Demokrat pimpinan Moeldoko jika mereka tidak mengait-ngaitkan semua persoalan KLB Partai Demokrat ini dengan Istana. Menurutnya, sangat jelas pula bahwa sebenarnya tujuan utama mereka ini adalah menyerang Pemerintahan Jokowi dengan menjadikan Moeldoko yang menjadi Kepala KSP sekaligus menjadi Ketua Umum Partai Demokrat hasil KLB itu sebagai sasaran antara saja.
"Ini bisa kita perhatikan dari berbagai pernyataan-pernyataan AHY, Ibas, Kuasa Hukum partainya dan para gerombolannya yang dilontarkannya akhir-akhir ini, yang mereka serang selalu Presiden Jokowi dan Kepala KSP Moeldoko," jelas SHE sapaan akrabnya.
Lihat Juga :