Kepala Daerah Paling Diinginkan Jadi Capres, Tanda Otonomi Daerah Berhasil

Selasa, 13 Juli 2021 - 17:44 WIB
loading...
Kepala Daerah Paling...
Survei Arus Survei Indonesia (ASI) menunjukkan bahwa 49,6% responden menginginkan capres dari kluster kepala daerah. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Lili Romli menganggap bahwa otonomi daerah di Indonesia berhasil. Setidaknya hal itu dibuktikan dengan banyaknya kepala daerah yang diharapkan sebagai calon presiden dan wakil presiden 2024.

"Hasil survei ini menunjukkan bahwa otonomi daerah itu berhasil," kata Lili Romli dalam konferensi pers hasil survei Arus Survei Indonesia (ASI) melalui zoom meeting, Selasa (13/7/2021). Dalam survei itu sebanyak 49,6% responden mengharapkan presiden 2024 berasal dari klaster kepala daerah.

Dia menilai bahwa desentralisasi membuahkan hasil yang dapat memberikan latihan kepemimpinan para kepala daerah yang bisa menjadi track record mereka sebelum memimpin bangsa. Para kepala daerah tepat menjadi sumber utama rekrutmen calon pimpin bangsa di tingkat pusat. "Bagus gitu ada jenjang, ada latihan kepemimpinan. Biarlah itu menjadi sumber utama untuk rekrutmen kepemimpinan," ujarnya.

Baca juga: Anies, Ridwan Kamil, dan Ganjar Dianggap Paling Miliki Kapasitas sebagai Capres 2024

Meski begitu dia memperingatkan adanya anomali di balik desentralisasi. Sebab, desentralisasi tersebut juga dikhawatirkan akan mengakibatkan akan mengakibatkan dinasti. "Perlu semacam adanya demokratisasi di dalam kepemimpinan di daerah jangan sampai kepala daerah itu dipenuhi oleh dinasti politik atau politik dinasti," katanya.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an menyebut bahwa calon Presiden RI 2024 yang diharapkan memiliki latar belakang kepala daerah dengan persentase 49,6%.Kemudian posisi kedua latar belakang akademisi atau teknokrat dengan angka 16,2%, kemudian posisi ketiga baru latar belakang parpol dengan angka 15%.

Survei dilakukan 2-10 Juli 2021 dengan melibatkan 130 pakar/public opinion makers dan menggunakan metode purposive sampling, yakni sampling diambil tidak secara acak dan sesuai dengan jumlah sampel yang telah ditetapkan mulai dari akademisi, aktivis mahasiswa, pemimpin parpol dan sejumlah elemen lain.

Baca juga: Prof Hamdi Muluk: Anies, Ridwan, dan Ganjar Gak Ada Bedanya
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Strategi Cegahan...
Ungkap Strategi Cegahan Korupsi di Daerah, Mendagri Tito: Kuncinya Penguatan Sistem dan Integritas
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Tito Setuju Kepala Daerah Dapat Bonus dari PAD
KPK: Kenaikan Gaji Kepala...
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Menjamin Bakal Bebas Korupsi
Di Rakernas APEKSI,...
Di Rakernas APEKSI, Menko AHY: Wali Kota Adalah Duta Terbaik untuk Tarik Investasi dan Layani Rakyat Perkotaan
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Survei Puspoll Indonesia:...
Survei Puspoll Indonesia: Lebih dari 80 Persen Masyarakat Dukung Pilkada Langsung
Marak Kepala Daerah...
Marak Kepala Daerah Terjerat OTT, Mendagri Dorong Pembatasan Biaya Kampanye
Canangkan Gerakan Indonesia...
Canangkan Gerakan Indonesia Asri di Malang, Dirjen Bina Adwil Ajak Kepala Daerah Bebersih
Peneliti BRIN Siti Zuhro:...
Peneliti BRIN Siti Zuhro: Daerah Maju Kuncinya Inovasi dan Gotong Royong, Stop Mengeluh!
Rekomendasi
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Purbaya: Stabilitas...
Purbaya: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga di Semester I 2026
Jakarta Ecotourism Festival...
Jakarta Ecotourism Festival 2026, Siswa SMKN 8 Jakarta Diajak Belajar Kelola Sampah
Berita Terkini
Wamenag: Pencegahan...
Wamenag: Pencegahan LGBT Akan Masuk Kurikulum Mulai Kelas 4 SD
TPPU Dinilai Bisa Jadi...
TPPU Dinilai Bisa Jadi Pintu Masuk Bongkar Kasus Eks Jampidsus
Mayjen TNI (Purn) Prihati...
Mayjen TNI (Purn) Prihati Pujowaskito Uji Disertasi Doktor Johan Akbari di Universitas Bhayangkara
DNIKS dan Diplomasi...
DNIKS dan Diplomasi Kesejahteraan Sosial Indonesia
Prabowo Tegaskan Tak...
Prabowo Tegaskan Tak Bakal Tebang Pilih Terhadap Penyelewengan
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Yusril Soroti Penerapan KUHAP Baru
Infografis
YouTuber Berpeluang...
YouTuber Berpeluang Jadi Moderator Debat Capres-Cawapres 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved