Pengamat: Kritik Keras Cikeas Bersaudara Negara Gagal Anggap Saja Motivasi

Selasa, 13 Juli 2021 - 08:38 WIB
loading...
Pengamat: Kritik Keras...
Kritik keras Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan adiknya yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) soal penanganan COVID-19 menuai reaksi keras pendukung pemerintahan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kritik keras Ketua Umum Partai Demokrat , Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan adiknya yang juga Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas soal penanganan COVID-19 menuai reaksi keras pendukung pemerintahan.

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA), Fadhli Harahab mengingatkan agar kubu pemerintah tak perlu reaktif dengan berbagai kritik dan masukan pihak manapun, termasuk kritik dari 'Cikeas Bersaudara'. Baca juga: JoMan Sebut AHY-Ibas Lagi Cari Panggung Naikkan Popularitas Demokrat

"Tak perlu reaktif. Anggap saja motivasi. Dorongan agar eksekutif lebih bekerja keras menyelesaikan pandemi dan dampaknya," ujar Fadhli saat dihubungi, Selasa (13/7/2021).

Terlepas dari motif apapun, menurut Fadhli, pemerintah perlu membuktikan kerja-kerjanya dalam hal menyelesaikan pandemi COVID-19 ini. Terlebih, masalah pandemi ini sudah menjadi permasalahan bersama untuk dituntaskan.

"Lho masyarakat perlu mengawasi kerja-kerja pemerintah dalam merespons angka peningkatan virus ini. Kalau tidak mau diawasi, diberi kritik, warning. Lalu apa bedanya dengan otoriter," tandasnya.

Dalam kondisi pandemi ini, lanjut analis politik asal UIN Jakarta ini menambahkan semua pihak harus saling mengingatkan, responsif dan peduli. Baca juga: AHY: Mampukah Negara Menyelamatkan Rakyatnya dari Covid?

"Sudah dua tahun ini pandemi. Kalau tidak saling mengingatkan antara pemerintah-rakyat, rakyat-pemerintah, masyarakat-masyarakat, kapan selesainya," pungkas Fadhli.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduhan ke AHY terkait...
Tuduhan ke AHY terkait SPPG Dinilai Tak Proporsional, Pengamat: Publik Harus Rasional
Menko AHY-Dewan Maritim...
Menko AHY-Dewan Maritim Rusia Kerja Sama Pembangunan PLTN Terapung dan Kapal Cepat
AHY Ingatkan Kader Demokrat...
AHY Ingatkan Kader Demokrat Hasilkan Kebijakan yang Berpihak kepada Rakyat
AHY Dukung Putusan MK...
AHY Dukung Putusan MK yang Pertegas Kuota 30 Persen Caleg Perempuan
Prabowo Pimpin Ratas...
Prabowo Pimpin Ratas Virtual, AHY Laporkan Penyelamatan Pantura Jawa hingga Transformasi Jaringan Kereta Api
Demokrat: Pemerintah...
Demokrat: Pemerintah Tidak Perlu Batasi Masa Jabatan Ketum Parpol
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Dokter Sukarelawan di...
Dokter Sukarelawan di Gaza Menang Pemilihan Pendahuluan Partai Demokrat AS
Sumatera Blackout, AHY:...
Sumatera Blackout, AHY: Sedang Diinvestigasi Permasalahan Utama
Rekomendasi
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Pejabat Israel Geram...
Pejabat Israel Geram atas Kesepakatan AS-Iran: 'Trump Telah Khianati Kami!'
Kondisi Haji Bolot Mulai...
Kondisi Haji Bolot Mulai Membaik, Sudah Tak Keluhkan Sesak Napas
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved