Kemenkes Dorong Lulusan Dokter Tanpa STR Ikut Tangani Corona
Senin, 12 Juli 2021 - 20:20 WIB
loading...
Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Abdul Kadir mengatakan Kemenkes akan mendorong lulusan tenaga kesehatan tanpa STR untuk turut menangani pandemi. Foto/Jonathan Simanjuntak
A
A
A
JAKARTA - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Abdul Kadir mengatakan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan mendorong lulusan tenaga kesehatan tanpa Surat Tanda Registrasi (STR) untuk turut menangani pandemi virus Corona (Covid-19). Hal tersebut untuk membantu Sumber Daya Manusian (SDM) dalam sektor Kesehatan.
Baca juga: Panglima TNI Semangati Relawan Nakes Vaksinasi Massal Marinir di GBK
"Kita bisa menggunakan tenaga kesehatan (nakes) yang baru tamat yang belum mempunyai STR," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Abdul Kadir saat di wawancara di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (12/07/2021)
Abdul memastikan penggunaan nakes tanpa STR tersebut akan terus diawasi. Hal ini meliputi pemberian pelatihan dan arahan. Baca juga: Kapolda Jatim Puji Kekompakan TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
"Tentunya sebelum turun ke lapangan kita berikan pelatihan-pelatihan, pendampingan selama mereka melaksanakan tugas," sambungnya
Lebih lanjut Abdul menilai hal ini merupakan situasi emergency dalam penanganan pandemi virus Covid-19. Abdul juga mengatakan Kemenkes nantinya akan bekerja sama dengan organisasi profesi.
"Itulah makanya Kemenkes bekerja sama dengan organisasi profesi mulai dari IDI, PPNI, kemudian profesi yang lain, kita melakukan rekrutment tenaga-tenaga kesehatan, termasuk juga mereka mereka yang baru tamat," tandasnya.
Baca juga: Panglima TNI Semangati Relawan Nakes Vaksinasi Massal Marinir di GBK
"Kita bisa menggunakan tenaga kesehatan (nakes) yang baru tamat yang belum mempunyai STR," kata Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Abdul Kadir saat di wawancara di RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat, Senin (12/07/2021)
Abdul memastikan penggunaan nakes tanpa STR tersebut akan terus diawasi. Hal ini meliputi pemberian pelatihan dan arahan. Baca juga: Kapolda Jatim Puji Kekompakan TNI-Polri dan Pemerintah Daerah
"Tentunya sebelum turun ke lapangan kita berikan pelatihan-pelatihan, pendampingan selama mereka melaksanakan tugas," sambungnya
Lebih lanjut Abdul menilai hal ini merupakan situasi emergency dalam penanganan pandemi virus Covid-19. Abdul juga mengatakan Kemenkes nantinya akan bekerja sama dengan organisasi profesi.
"Itulah makanya Kemenkes bekerja sama dengan organisasi profesi mulai dari IDI, PPNI, kemudian profesi yang lain, kita melakukan rekrutment tenaga-tenaga kesehatan, termasuk juga mereka mereka yang baru tamat," tandasnya.
(maf)
Lihat Juga :