Obat Corona Langka, GP Farmasi: Yang Butuhkan Saja yang Beli, Secukupnya!

Jum'at, 09 Juli 2021 - 17:07 WIB
loading...
A A A
Namun, kata Andreas, pihaknya juga berharap dan berpesan kepada masyarakay untuk membeli obat sesuai dengan kebutuhan, karena obat itu diperuntukkan bagi yang sakt saja. Jangan membeli obat karena ingin menunjukkan gengsinya bisa membeli obat Covid-19, karena semua obat sudah ada takarannya.

"Jangan karena hanya ingin menyimpan atau ya dia hanya ingin gagah membeli obat Covid. Dia (pembeli yang tidak seharusnya) hanya akan menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita bersama. Hanya yang membutuhkan saja yang beli, beli secukupnya, nggak perlu beli banyak-banyak, sudah ada aturan pakainya, sudah ada berapa yang harus dibeli," tegasnya.

Jika hanya yang membutuhkan saja yang membeli obat, kata Andreas, obat yang diproduksi dan tersedia di pasaran akan sesuai dengan jumlah kebutuhan. Karena GP Farmasi berkomitmen memenuhi kebutuhan obat masyarakat.

"Sehingga yang kita sediakan di pasar, apotek, obat apapun bisa diserap sesuai dengan yang membutuhkan. Kami produsen, jalur distribusi menyiapkan sesuai dengan apa yang sudah kami buat selama ini dan kami komit memenuhi kebutuhan masyarakat akan obat," tutup Andreas.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
Mengenal Rudal Houthi...
Mengenal Rudal Houthi Yaman yang Baru Saja Menyerang Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved