Peluncuran Buku Putih Laskar FPI Dibajak Tayangan Porno

Rabu, 07 Juli 2021 - 21:48 WIB
loading...
Peluncuran Buku Putih...
Peluncuran Buku Putih TP3: Pelanggaran HAM Berat Pembunuhan Enam Pengawal HRS oleh Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Laskar Front Pembela Islam (TP3) sempat diganggu tayangan video porno. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan Laskar Front Pembela Islam (TP3) membuat acara bertajuk "Peluncuran Buku Putih TP3: Pelanggaran HAM Berat Pembunuhan Enam Pengawal HRS". Peluncuran buku ini adalah laporan TP3 mengenai insiden penembakan 6 Laskar FPI di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.

Acara yang digelar daring di kanal Youtube FNN TV itu, nampak diganggu oleh tayangan dan suara dari video porno dari salah satu peserta yang bernama Ahmad. Hal itu membuat acara terhenti sekitar 4 menit.

Saat moderator Taufik Hidayat membuka acara dan menyebut sejumlah pembicara yang hadir, gangguan terjadi di menit 9.27. Kemudian moderator meminta agar mikrofon peserta itu dimatikan terlebih dulu. "Tolong ini miknya dimute dulu ya, yang lain di-mute. Mohon kesediaan kepada seluruh peserta untuk secara sukarela mematikan miknya karena khawatir mengganggu acara peluncuran buku TP3 ini," kata Taufik. Baca juga: TP3 Keluarkan Buku Putih, Amien Rais: TNI-Polri Tak Terlibat Kasus Penembakan di KM 50

Namun, pada menit 10.10 tayangan porno itu kembali muncul. Kemudian, sejumlah pembicara dan peserta protes dan meminta agar host dan co-host segera mengeluarkan orang tersebut. Ada juga yang menyebut bahwa akun peserta yang mengganggu itu bernama Ahmad. "Atas nama Ahmad itu. Ahmad Ahmad dikeluarin aja," pinta pembicara dan peserta.

Kemudian, pembicara lain meminta agar admin zoom meeting segera menindak itu, karena memalukan forum ini. "Ini malu-maluin kalau gini," kata peserta laki-laki.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diapresiasi Atas Respons...
Diapresiasi Atas Respons Cepat, Polri Didorong Tuntaskan Kasus Besar
Akademisi Sebut Indonesia...
Akademisi Sebut Indonesia Belum Siap Gunakan E-Voting di Pemilu, Rawan Diretas
Website Perludem Diretas...
Website Perludem Diretas Jadi Situs Judi Online
Akun IG Diretas, Ridwan...
Akun IG Diretas, Ridwan Kamil Lapor Meta
Selain Dikirimi Paket...
Selain Dikirimi Paket Kepala Babi, Akun Instagram Tempo Diteror hingga WA Cica Diretas, Pelakunya Ternyata...
Website Kejaksaan Diduga...
Website Kejaksaan Diduga Diretas, Kapuspenkum Kejagung Buka Suara
Korban Penipuan di IG...
Korban Penipuan di IG Ahmad Dhani Bertambah, Total Kerugian Tembus Rp60 Juta
Istigasah Ulama di Ciamis...
Istigasah Ulama di Ciamis Soroti Tragedi KM 50
Istigasah di Cirebon,...
Istigasah di Cirebon, Kiai Ilyas Khaelani: Doa agar Negeri Ini Terjaga dari Praktik Hukum Tidak Adil
Rekomendasi
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Berita Terkini
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Soal Rupiah, Tomkur:...
Soal Rupiah, Tomkur: Perlu Koordinasi Kebijakan Lintas Sektor
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved