Wujudkan Herd Immunity, Sentra Vaksin Kalbis Institute Vaksinasi 3.000 Orang
Rabu, 07 Juli 2021 - 15:05 WIB
loading...
Suasana vaksinasi di sentra Vaksinasi Kalbis Institute. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kalbis Institute membantu percepatan program vaksinasi Covid-19 berkolaborasi dengan Indonesia International Institute for Life Sciences (i3L) sebagai upaya mendukung program pemerintah dalam memerangi Covid-19. Vaksin yang digunakan dalam Sentra Vaksin ini adalah Sinovac. Salah satu hal yang dilakukan yakni dengan memberikan vaksin kepada masyarakat umum khususnya tenaga Pendidik, mahasiswa, serta korporasi.
Raymond Christanto selaku panitia penyelenggara menyatakan program vaksinasi ini berjalan dalam kurun waktu 4 hari dan terbagi menjadi dua sesi. “Kita membagi program vaksin ini di pagi hari dan siang hari guna meminimalisir terjadinya kerumunan untuk mengikuti protokol yang dianjurkan oleh pemerintah” katanya, Selasa (6/7/2021).
Adapun syarat yang diberikan untuk menerima vaksin ini berusia 18 tahun ke atas dan menunjukkan KTP. Namun mempertimbangkan ketersediaan vaksin di daerah. “Sentra Vaksinasi di Kalbis ini menargetkan 3.000 orang dalam kurun waktu empat hari. Harapannya kami bisa mencapai jumlah tersebut agar semua orang dari berbagai kalangan bisa divaksin demi mengejar percepatan,” ungkapnya. Baca juga: Usul RS Khusus Pejabat, Wasekjen PAN: Saya Lagi Urus Anggota DPR Dirawat di Lantai
Para calon penerima vaksin Covid-19 nantinya melalui proses assessment dan verifikasi data terlebih dahulu. Setelah menerima vaksin, mereka lantas akan menjalani observasi sebelum akhirnya diperbolehkan pulang. Vaksin dan logistik vaksinasi Covid-19 yang dialokasikan dan didistribusi pada setiap termin bisa dimanfaatkan untuk pemberian vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua bagi yang memerlukan dan datang ke tempat pelayanan vaksinasi.
Raymond menambahkan dengan kegiatan vaksinasi ini, Kalbis Institute berharap dapat membentuk herd immunity sebagai perlindungan bagi para lansia serta orang yang belum divaksin. “Besar harapan kami agar para masyarakat tetap menjaga jarak selama proses vaksinasi ini, karena antibodi baru akan terbentuk sempurna dan bekerja dengan baik melawan paparan virus covid pada hari ke-28”, tuturnya. Baca juga: Giliran Puan Maharani Minta Pemerintah Lebih Inovatif dan Konkret Hadapi Covid-19
Raymond Christanto selaku panitia penyelenggara menyatakan program vaksinasi ini berjalan dalam kurun waktu 4 hari dan terbagi menjadi dua sesi. “Kita membagi program vaksin ini di pagi hari dan siang hari guna meminimalisir terjadinya kerumunan untuk mengikuti protokol yang dianjurkan oleh pemerintah” katanya, Selasa (6/7/2021).
Adapun syarat yang diberikan untuk menerima vaksin ini berusia 18 tahun ke atas dan menunjukkan KTP. Namun mempertimbangkan ketersediaan vaksin di daerah. “Sentra Vaksinasi di Kalbis ini menargetkan 3.000 orang dalam kurun waktu empat hari. Harapannya kami bisa mencapai jumlah tersebut agar semua orang dari berbagai kalangan bisa divaksin demi mengejar percepatan,” ungkapnya. Baca juga: Usul RS Khusus Pejabat, Wasekjen PAN: Saya Lagi Urus Anggota DPR Dirawat di Lantai
Para calon penerima vaksin Covid-19 nantinya melalui proses assessment dan verifikasi data terlebih dahulu. Setelah menerima vaksin, mereka lantas akan menjalani observasi sebelum akhirnya diperbolehkan pulang. Vaksin dan logistik vaksinasi Covid-19 yang dialokasikan dan didistribusi pada setiap termin bisa dimanfaatkan untuk pemberian vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua bagi yang memerlukan dan datang ke tempat pelayanan vaksinasi.
Raymond menambahkan dengan kegiatan vaksinasi ini, Kalbis Institute berharap dapat membentuk herd immunity sebagai perlindungan bagi para lansia serta orang yang belum divaksin. “Besar harapan kami agar para masyarakat tetap menjaga jarak selama proses vaksinasi ini, karena antibodi baru akan terbentuk sempurna dan bekerja dengan baik melawan paparan virus covid pada hari ke-28”, tuturnya. Baca juga: Giliran Puan Maharani Minta Pemerintah Lebih Inovatif dan Konkret Hadapi Covid-19
Lihat Juga :