Penimbun Oksigen di Tengah Pandemi adalah Penjahat Kemanusiaan, Bakal Ditindak Tegas

Senin, 05 Juli 2021 - 20:33 WIB
loading...
Penimbun Oksigen di...
Warga mengantre untuk mengisi ulang tabung oksigen di depot pengisian oksigen, Jalan Minangkabau Nomor 1, Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan. Minggu (4/7/2021). Foto/Yulianto
A A A
JAKARTA - Pemerintah mengingatkan masyarakat untuk tidak menimbun alat kesehatan seperti oksigen berikut tabungnya beserta obat-obatan penanganan Covid-19. Pemerintah menganggap pihak yang menimbun barang-barang penting terkait penanganan Covid-19 adalah penjahat kemanusiaan, karena menari-nari di atas penderitaan orang lain.

Karena itulah, para spekulan tersebut akan berhadapan dengan aparat penegak hukum yang akan melakukan tindakan tegas. "Aparat Polri akan menindak tegas spekulan penimbun tabung oksigen . Bagi masyarakat umum, laporkan jika menemukan oknum yang menimbun obat dan menjual di atas harga yang ditentukan. Mereka yang menari di atas duka kita adalah penjahat kemanusiaan," tegas Jodi Mahardi, Juru Bicara Menko Marves Luhut Pandjaitan, Senin (5/7/2021).

Pemerintah daerah, kata Jodi, juga akan membentuk satgas khusus untuk memastikan ketersediaan oksigen, obat, dan alat kesehatan lainnya terkait penanganan Covid-19.

Baca juga: Stok Menipis, Mendag Jamin Impor Tabung Oksigen Bebas Hambatan

Di sisi lain, pemerintah juga telah menetapkan harga eceran tertinggi (HET) jenis obat di masa pandemi. Kemudian, pemerintah terus memastikan ketersediaan tabung oksigen. 100 persen produksi oksigen tersebut akan diperuntukkan bagi kepentingan medis terlebih dahulu.

"Ini artinya semua alokasi industri harus dialihkan ke sektor medis. Pak Menko telah meminta Menperin untuk membantu menyukseskan kebijakan ini. Jangan mencoba-coba menjadi spekulan. Jangan menimbun dan memanfaatkan keadaan di tengah banyaknya permintaan. Hukum akan bertindak."
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Akademisi UI: Kekerasan...
Akademisi UI: Kekerasan Seksual adalah Kejahatan terhadap Kemanusiaan
Jokowi: Rumah Oksigen...
Jokowi: Rumah Oksigen Selesai Agustus, Bisa Tampung 500 Pasien Corona
Dalam Tiga Minggu, Pertamina...
Dalam Tiga Minggu, Pertamina Distribusikan 1.335 Ton Oksigen untuk 206 Rumah Sakit
India Kirim Bantuan...
India Kirim Bantuan Oksigen, Airlangga: Teman Sejati Ada Saat Dibutuhkan
Pemerintah Jepang Beri...
Pemerintah Jepang Beri Bantuan 2.800 Konsentrator Oksigen ke Indonesia
Pemerintah Berencana...
Pemerintah Berencana Beli 30.000 Oksigen Konsentrator untuk Dipinjamkan ke Masyarakat
NASA Sebut Oksigen di...
NASA Sebut Oksigen di Bumi Akan Habis Lebih Cepat dari yang Diperkirakan
Ironis! Penjahat Perang...
Ironis! Penjahat Perang Netanyahu Rekomendasikan Trump dapat Hadiah Nobel Perdamaian
Oksigen di Bumi Menurun...
Oksigen di Bumi Menurun Ekstrem, Ilmuwan: Isi Dunia Bakal seperti Ini
Rekomendasi
Ruben Onsu Desak KPAI...
Ruben Onsu Desak KPAI Prioritaskan Dugaan Eksploitasi Anak, Bukan Isu Nafkah
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Berita Terkini
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Ujian Tahun Pertama...
Ujian Tahun Pertama Kepengurusan AMKI, Mencari Bentuk di Tengah Industri Media
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo Digelar Besok Pagi di PN Jaksel
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved