PKS Ingatkan Tanpa Tiket Capres, Calon Populer Akan Tereliminasi
Sabtu, 03 Juli 2021 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Survei Voxpol: Popularitas Prabowo Tertinggi, Paling Disukai Sandiaga Uno
Yang menjadi catatan PKS, kata dia, perlu dicarikan titik temu antara hak prerogatif tiket maju capres dengan sentimen publik. Karena itu, partai politik yang lambat mengajukan capresnya atau tokohnya bisa jadi ditinggal oleh publik.
Namun, Mardani melanjutkan, di tengah pandemi ini, Pilpres 2024 akan serasa pandemi dan rasa resesi, sehingga perlu dipertimbangkan oleh parpol, termasuk PKS agar bagaimana bisa dekat pemilik suara. Pihaknya juga bersyukur bahwa PKS masuk orutan ketiga elektabilitas parpol setelah PDIP dan Gerindra.
"Kami bersyukur, sesudah Gerindra, PKS nomor 3, buat kami ini tinggi sekali, tidak buat takabur, tapi kami liat lagi dengan kroscek siapa milih kita, di mana dan latar belakangnya apa karena ini mahal," katanya.
Lebih dari itu, legislator Dapil DKI Jakarta ini menambahkan, PKS berpandangan bahwa demokrasi harus terus tumbuh, dan harus memperkuat posisi sebagai partai oposisi. PKS juga menolak ide tiga periode, dan PKS juga setuju bahwa pertarungan dua capres sangat berbahaya.
"Berharap nanti tiga atau lebih calon capres cawapres yang maju, sehingga kontestasi gagasan yang lebih mengemuka ketimbang ketika dua maka akan ada pembelahan," katanya.
Yang menjadi catatan PKS, kata dia, perlu dicarikan titik temu antara hak prerogatif tiket maju capres dengan sentimen publik. Karena itu, partai politik yang lambat mengajukan capresnya atau tokohnya bisa jadi ditinggal oleh publik.
Namun, Mardani melanjutkan, di tengah pandemi ini, Pilpres 2024 akan serasa pandemi dan rasa resesi, sehingga perlu dipertimbangkan oleh parpol, termasuk PKS agar bagaimana bisa dekat pemilik suara. Pihaknya juga bersyukur bahwa PKS masuk orutan ketiga elektabilitas parpol setelah PDIP dan Gerindra.
"Kami bersyukur, sesudah Gerindra, PKS nomor 3, buat kami ini tinggi sekali, tidak buat takabur, tapi kami liat lagi dengan kroscek siapa milih kita, di mana dan latar belakangnya apa karena ini mahal," katanya.
Lebih dari itu, legislator Dapil DKI Jakarta ini menambahkan, PKS berpandangan bahwa demokrasi harus terus tumbuh, dan harus memperkuat posisi sebagai partai oposisi. PKS juga menolak ide tiga periode, dan PKS juga setuju bahwa pertarungan dua capres sangat berbahaya.
"Berharap nanti tiga atau lebih calon capres cawapres yang maju, sehingga kontestasi gagasan yang lebih mengemuka ketimbang ketika dua maka akan ada pembelahan," katanya.
(abd)
Lihat Juga :