Lakukan dengan Tegas, DPR Dukung PPKM Darurat untuk Tekan Corona
Jum'at, 02 Juli 2021 - 07:55 WIB
loading...
A
A
A
Kemenkes juga terus memperkuat kerja sama dengan TNI, Polri, dan BUMN dalam upaya mempercepat pelaksanaan program vaksinasi Covid-19. "Kerja sama itu juga berkontribusi terhadap peningkatan percepatan penyuntikan dosis," imbuhnya.
Menanggapi hal itu, Rahmad Handoyo optimistis target 2 juta vaksinasi per hari bisa terealisasikan. Namun, menurutnya, faktor keberhasilan vaksinasi sangat dipengaruhi logistik. Hal tersebut nantinya dapat dibantu dengan dukungan organisasi masyarakat yang dapat dioptimalkan untuk mencapai target angka 2 juta vaksinasi.
Untuk golongan anak-anak sendiri, dapat dilakukan dengan kolaborasi bersama sekolah-sekolah secara teknis. Selain hal-hal di atas, Rahmad Handoyo juga menyampaikan perlu ada edukasi masyarakat mengenai keterbatasan vaksin serta untuk tidak memilah-milah vaksin. Keputusan pemerintah sendiri diyakininya berdasarkan evaluasi menyeluruh.
Sementara itu, Epidemiolog FKM UI Tri Yunis Miko Wahyono mengharapkan negara memiliki logistik yang cukup kuat untuk memperluas cakupan vaksinasi. Padahal hal itu penting untuk merealisasikan target 2 juta dosis vaksin per hari pada Agustus. "Sepertinya Indonesia masih bermasalah dalam pengadaan logistik vaksin untuk kebutuhan masyarakat," ujarnya dalam kesempatan sama.
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan menerapkan PPKM darurat di Jawa-Bali selama dua pekan per 3 Juli. Adapun koordinator pelaksananya adalah Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
Menanggapi hal itu, Rahmad Handoyo optimistis target 2 juta vaksinasi per hari bisa terealisasikan. Namun, menurutnya, faktor keberhasilan vaksinasi sangat dipengaruhi logistik. Hal tersebut nantinya dapat dibantu dengan dukungan organisasi masyarakat yang dapat dioptimalkan untuk mencapai target angka 2 juta vaksinasi.
Untuk golongan anak-anak sendiri, dapat dilakukan dengan kolaborasi bersama sekolah-sekolah secara teknis. Selain hal-hal di atas, Rahmad Handoyo juga menyampaikan perlu ada edukasi masyarakat mengenai keterbatasan vaksin serta untuk tidak memilah-milah vaksin. Keputusan pemerintah sendiri diyakininya berdasarkan evaluasi menyeluruh.
Sementara itu, Epidemiolog FKM UI Tri Yunis Miko Wahyono mengharapkan negara memiliki logistik yang cukup kuat untuk memperluas cakupan vaksinasi. Padahal hal itu penting untuk merealisasikan target 2 juta dosis vaksin per hari pada Agustus. "Sepertinya Indonesia masih bermasalah dalam pengadaan logistik vaksin untuk kebutuhan masyarakat," ujarnya dalam kesempatan sama.
Diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memutuskan menerapkan PPKM darurat di Jawa-Bali selama dua pekan per 3 Juli. Adapun koordinator pelaksananya adalah Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan.
(maf)
Lihat Juga :