Awas Varian Delta, PKS: Lindungi Anak dan Ibu serta Lakukan PPKM Ketat

Rabu, 30 Juni 2021 - 09:47 WIB
loading...
A A A
Bahkan jika memang harus dilakukan lockdown, jangan bertumpu pada kebijakan PPKM mikro yang diberlakukan sama di semua daerah. "Kasus Covid ini tidak boleh dibiarkan berlangsung terus. Harus ada kebijakan dan langkah extra ordinary untuk mengerem laju penambahan kasus Covid-19 di Indonesia. Berbagai pihak kembali menyuarakan agar Indonesia melakukan lockdown daripada memaksakan melanjutkan kebijakan PPKM Mikro meskipun dengan penebalan,” ungkapnya.

Dirinya pun setuju dengan pendapat para ahli yang menilai kebijakan PPKM Mikro dengan penetapan kriteria dengan warna yang cenderung membingungkan dan sulit dilakukan pembatasan. Kriteria untuk suatu daerah dikatakan zona merah atau hitam terlalu tinggi sehingga sulit dipenuhi.

Sehingga ada daerah yang sebetulnya harus sudah dilakukan, masih tetap longgar tanpa pengawasan karena dianggap belum memenuhi kriteria zona merah atau hitam. Muncul multi tafsir di lapangan terkait penetapan zona ini.

Dia juga meminta agar pemerintah meningkatkan kapasitas ruang perawatan dan kamar isolasi untuk mereka yang terpapar Covid-19. Sebab, bila isolasi mandiri di rumah dengan kondisi rumah yang kecil bisa berimbas anak-anak dan ibu serta keluarga lainnya berpotensi terpapar Covid-19.

Apalagi varian Delta yang yang saat ini menyebabkan ledakan kasus di Indonesia sangat mudah menular ke anak-anak. "Gunakan semua sumber daya, aset dan cara yang memungkinkan untuk menambah ruang perawatan dan isolasi. Pastikan ketersedian obat, oksigen dan sarana pendukung bagi pasien Covid-19," pungkasnya.

Diketahui, ledakan kasus Covid-19 di Indonesia terus berlanjut dengan mencatatkan kasus harian yang mencapai di atas 20 ribu kasus baru setiap harinya. Setelah mencatatkan rekor 21.432 kasus baru pada 27 Juni lalu, hari Selasa kasus baru Covid-19 di Indonesia rata-rata tembus diangka 20.694 kasus.

Kasus kematian harian juga kembali menembus 400 orang per hari dimana hari Senin tercatat 423 kasus yang meninggal akibat Covid-19. Bahkan, ancaman Covid-19 tidak saja menyasar masyarakat secara umum, namun banyak menyasar ibu dan anak. Ibu dan anak yang menjadi unsur penting keluarga justru semakin terancam Covid-19 di momentum Hari Keluarga Nasional.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Dorong Pendidikan Bermutu,...
Dorong Pendidikan Bermutu, PKS Salurkan Bantuan dan Apresiasi Guru Inspiratif
Almuzzammil: Milad ke-24...
Almuzzammil: Milad ke-24 PKS Momentum Gerakan Ketahanan Pangan, Energi, dan Ekonomi
Respons Usulan KPK,...
Respons Usulan KPK, PKS Akui Sudah Batasi Masa Jabatan Ketum Maksimal 2 Periode
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Hidayat Batubara Daftar...
Hidayat Batubara Daftar Balon Ketua POBSI Sumut
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Banyak Anak Lakukan...
Banyak Anak Lakukan Cuci Darah, Kenali 6 Penyebabnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved