Kawal Kartu Prakerja Jokowi, Kinerja Moeldoko Diapresiasi
Jum'at, 25 Juni 2021 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai bagian dari kalangan milenial, Khairul mengapresiasi tinggi apa yang dilakukan pemerintah terhadap generasinya tersebut. Intensivikasi dan penggalakan Kartu Prakerja yang terus dilakukan tersebut, kata Khairul, memberikan kalangan milenial tambahan pengetahuan dan kecakapan kerja yang pada gilirannya lebih memberikan kepastian akan lapangan kerja.
Secara khusus Khairul menyoroti fenomena efektivitas kartu Prakerja terhadap calon dan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menunjukkan perkembangan sangat signifikan. Khairul menunjuk data hasil evaluasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian periode 15 November - 15 Desember 2020, yang mencatat perkembangan jumlah penerima Kartu Prakerja yang mencapai 3,38 juta.
"Dari jumlah itu, sebanyak 337.154 orang atau 6,12 persen merupakan calon Pekerja Migran Indonesia atau PMI, dan 120.648 orang atau 2,19 persen merupakan mantan PMI. Artinya program Kartu Prakerja ini ini memberikan peluang kerja yang pasti, baik bagi calon maupun mantan PMI, karena mereka akan senantiasa mendapatkan pembinaan dan tambahan pengetahuan serta kecakapan yang akan menambah kualifikasi mereka di pasar kerja," ungkapnya.
Untuk itu, sebagai wakil dari kalangan milenial, menurut Khairul sudah pada tempatnya kalangan milenial berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang dengan kepeduliannya yang tinggi menggagas program Kartu Prakerja tersebut. Selain itu, tak bisa pula dilupakan KSP Moeldoko yang dengan inisiatifnya yang tinggi dan penuh kesungguhan terus mengawal program yang nyata-nyata memberikan manfaat besar tersebut.
"Tentu saja, sikap salut dan rasa terima kasih itu layak pula diberikan kepada Kemenaker, pengelola Kartu Prakerja, dan BP2MI. Tanpa koordinasi dan kerja sama yang harmonis di antara para pengelola tersebut, kondisi ketenagakerjaan serta prestasi tinggi terkait Kartu Prakerja tersebut akan sukar terwujud," kata dia.
Secara khusus Khairul menyoroti fenomena efektivitas kartu Prakerja terhadap calon dan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang menunjukkan perkembangan sangat signifikan. Khairul menunjuk data hasil evaluasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian periode 15 November - 15 Desember 2020, yang mencatat perkembangan jumlah penerima Kartu Prakerja yang mencapai 3,38 juta.
"Dari jumlah itu, sebanyak 337.154 orang atau 6,12 persen merupakan calon Pekerja Migran Indonesia atau PMI, dan 120.648 orang atau 2,19 persen merupakan mantan PMI. Artinya program Kartu Prakerja ini ini memberikan peluang kerja yang pasti, baik bagi calon maupun mantan PMI, karena mereka akan senantiasa mendapatkan pembinaan dan tambahan pengetahuan serta kecakapan yang akan menambah kualifikasi mereka di pasar kerja," ungkapnya.
Untuk itu, sebagai wakil dari kalangan milenial, menurut Khairul sudah pada tempatnya kalangan milenial berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang dengan kepeduliannya yang tinggi menggagas program Kartu Prakerja tersebut. Selain itu, tak bisa pula dilupakan KSP Moeldoko yang dengan inisiatifnya yang tinggi dan penuh kesungguhan terus mengawal program yang nyata-nyata memberikan manfaat besar tersebut.
"Tentu saja, sikap salut dan rasa terima kasih itu layak pula diberikan kepada Kemenaker, pengelola Kartu Prakerja, dan BP2MI. Tanpa koordinasi dan kerja sama yang harmonis di antara para pengelola tersebut, kondisi ketenagakerjaan serta prestasi tinggi terkait Kartu Prakerja tersebut akan sukar terwujud," kata dia.
Lihat Juga :