Kawal Kartu Prakerja Jokowi, Kinerja Moeldoko Diapresiasi
Jum'at, 25 Juni 2021 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
Sebagaimana secara umum diketahui, kerja sama dan kolaborasi di antara pengelola Kartu Prakerja dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) tersebut terjalin harmonis mulai dari pendaftaran, pelatihan, hingga masuk learning management system dengan 92 layanan, terdiri dari target Juni 2021 sebanyak 23 layanan, dan Juli 2021 sebanyak 69 layanan.
Dengan harmonisasi di antara para pengelola Kartu Prakerja dan pengawalan tak henti dari KSP itulah yang memungkinkan terjadinya peralihan kualifikasi PMI, dari unskilled labor ke skilled labor. "Saat ini data menunjukkan, bahwa seperlima dari calon PMI berpendidikan sarjana atau S1," ucap Khairul.
Yang menurut Khairul juga menggembirakan, saat ini sebaran PMI menjangkau lebih dari 150 negara, yang memungkinkan mereka tidak hanya mempertinggi kemampuan kerja, melainkan pula memperoleh cakrawala yang lebih luas dengan pengalaman bekerja di luar negeri.
"Umumnya, tenaga kerja itu akan lebih memiliki rasa percaya diri yang tinggi, selain skill unik dan kompetensi tinggi setelah mereka bekerja di luar," jelas Khairul.
Ia juga menyatakan apresiasi tinggi kepada pengelola program Kartu Prakerja, yang memungkinkan para PMI yang baru pulang itu untuk terus dilatih dan melakukan reskilling, sambil menunggu usainya pandemi Covid-19.
Dengan harmonisasi di antara para pengelola Kartu Prakerja dan pengawalan tak henti dari KSP itulah yang memungkinkan terjadinya peralihan kualifikasi PMI, dari unskilled labor ke skilled labor. "Saat ini data menunjukkan, bahwa seperlima dari calon PMI berpendidikan sarjana atau S1," ucap Khairul.
Yang menurut Khairul juga menggembirakan, saat ini sebaran PMI menjangkau lebih dari 150 negara, yang memungkinkan mereka tidak hanya mempertinggi kemampuan kerja, melainkan pula memperoleh cakrawala yang lebih luas dengan pengalaman bekerja di luar negeri.
"Umumnya, tenaga kerja itu akan lebih memiliki rasa percaya diri yang tinggi, selain skill unik dan kompetensi tinggi setelah mereka bekerja di luar," jelas Khairul.
Ia juga menyatakan apresiasi tinggi kepada pengelola program Kartu Prakerja, yang memungkinkan para PMI yang baru pulang itu untuk terus dilatih dan melakukan reskilling, sambil menunggu usainya pandemi Covid-19.
(maf)
Lihat Juga :