Setop Perdebatan soal Lockdown, Lebih Baik Maksimalkan PPKM Mikro

Rabu, 23 Juni 2021 - 09:33 WIB
loading...
Setop Perdebatan soal...
Perdebatan mengenai perlu atau tidaknya lockdown sebaiknya dihentikan. Daripada berdebat terus, lebih baik memaksimalkan PPKM Mikro. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Perdebatan mengenai perlu atau tidaknya lockdown sebaiknya dihentikan. Daripada berdebat terus, lebih baik memaksimalkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Mikro .

"Sudahi perdebatan. Itu malah kontraproduktif. Ayo kita bersatu padu, bergotong royong mengendalikan Covid-19 dengan PPKM skala mikro secara ketat," ujar anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo, Rabu (23/6/2021).

Pemerintah diyakininya membuat kebijakan PPKM Mikro sudah melalui berbagai pertimbangan matang dari masukan berbagai pihak. Karena efektif menekan kasus, diperpanjang beberapa kali. "Sekarang saatnya kita mengimplementasikan, membumikan, dan melaksanakan apa yang dimaksud dengan PPKM skala mikro itu," ujarnya.

Baca juga: Kasus COVID-19 di Jawa Timur Melonjak, Gubernur Khofifah Pilih Lockdown Skala Mikro

Rahmad meyakini, jika semua elemen masyarakat komitmen menerapkan PPKM Mikro, Indonesia mampu mengendalikan penyebaran Covid-19. Sebab, kata dia, apa pun kebijakannya kalau pelaksanaan di lapangan tidak maksimal, penegakan tidak berjalan akan percuma.

Kata dia, kuncinya adalah komitmen menjalankan apa yang sudah pemerintah putuskan. Kemudian, meningkatnya kasus Covid-19 di beberapa daerah terutama di Jawa Timur, harus menjadi perhatian semua pihak.

Baca juga: Hari Pertama PPKM Mikro, Satu Dusun di Blitar Dilockdown

"Saatnya energi positif mendukung. Harus kita sukseskan program pemerintah pusat. Pemerintah daerah harus menjalankan. Kuncinya ini akan terkendali bila kita bisa menjalankan dan menegakan aturan PPKM skala mikro."

Sementara itu, anggota Komisi IX DPR Darul Siska berpendapat bahwa sebaiknya PPKM Mikro lebih diperketat agar masyarakat bisa tertib. "Perlu peningkatan sosialisasi, persuasi, dan edukasi masyarakat dan penegakan sanksi bagi pelanggaran aturan," kata Darul.

Dia mengatakan, Indonesia tengah menghadapi tantangan terberat, karena penambahan kasus positif Covid-19 harian sangat mengkhawatirkan. Sementara itu, kata dia, saat yang sama ada masyarakat yang bertindak dengan jalan pikiran masing-masing.

"Lagi-lagi masalahnya adalah bagaimana kita mengedukasi masyarakat agar memahami beratnya masalah menghadapi pandemi dan setiap warga ikut berperan aktif menyukseskan pembentukan herd immunity ," tuturnya.

Menurut dia, kebijakan strategis pemerintah pusat untuk mencegah penularan Covid-19 disikapi beragam oleh pemerintah daerah. Sehingga, dia melihat implementasi kebijakan di tingkat daerah kurang maksimal. "Terutama edukasi masyarakat untuk melaksanakan protkol kesehatan dan kesadaran untuk ikut vaksinasi," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
Jelang Timnas Indonesia...
Jelang Timnas Indonesia Vs Mozambik, Beckham Putra Tulis Pesan Motivasi
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AI Dilibatkan Langsung dalam Operasi Medis
Berita Terkini
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Dasco Sebut Satgas Mulai...
Dasco Sebut Satgas Mulai Gelar Rapat Antisipasi Gelombang PHK Pekan Depan
Hadiri Suroboyo 10K,...
Hadiri Suroboyo 10K, Wali Kota Agustina Siap Tampilkan Grand Finale Terbaik The Ultimate 10K Series 2026
Kapolri Respons Usulan...
Kapolri Respons Usulan Pigai soal Sipil Duduki Jabatan Utama Polri: Sudah Ada Ruang Resiprokal
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Presiden KSPI: Said...
Presiden KSPI: Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan
Infografis
Buah Lontar Memiliki...
Buah Lontar Memiliki Manfaat yang Sangat Baik untuk Menu Diet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved