Wakil Ketua Komisi III DPR Minta Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Wartawan di Sumut
Selasa, 22 Juni 2021 - 14:15 WIB
loading...
Polda Sumatera Utara membentuk tim khusus yang menyelidiki kematian wartawan karena ditembak di Simalungun. FOTO/DOK.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Seorang wartawan sekaligus pimpinan redaksi media online di Kabupaten Simalungun , Sumatera Utara (Sumut), Mara Salem Harahap alias Marsal tewas mengenaskan. Ia ditemukan bersimbah darah di dalam mobil yang dikendarai, Sabtu (19/6/2021) dini hari.
Menanggapi insiden ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengutuk keras tragedi yang dialami Marsal. Menurutnya, hal ini sangat tidak bisa diterima dan dirinya mendesak Polda Sumut mengungkap pelaku serta motif dari pembunuhan tersebut.
"Saya mengutuk keras kejadian pembunuhan terhadap insan pers seperti yang dialami Marsal. Seperti kita tahu, pers adalah pilar keempat dari demokrasi, jadi segala tindakan yang tujuannya membungkam kebebasan pers sangat tidak bisa diterima di negara demokrasi seperti kita," kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).
Baca juga: Wartawan Tewas Ditembak di Simalungun, Polda Sumut Periksa 34 Saksi
Bendahara Umum Partai Nasdem ini meminta jajaran Polda Sumut serius dan tegas melakukan penyelidikan kasus kematian Marsal. Menurutnya, pengungkapan motif pembunuhan ini sangat penting mengingat profesi Marsal sebagai jurnalis.
"Publik tentunya menunggu dan ingin tahu, apakah pembunuhan ini terkait dengan pemberitaan yang diliput Marsal atau karena hal lain? Oleh karena itulah saya mendesak Pak Kapolda Sumut untuk mengungkap kasus ini seterang-terangnya dan kita di Komisi III akan terus memantau," ujarnya.
Menanggapi insiden ini, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengutuk keras tragedi yang dialami Marsal. Menurutnya, hal ini sangat tidak bisa diterima dan dirinya mendesak Polda Sumut mengungkap pelaku serta motif dari pembunuhan tersebut.
"Saya mengutuk keras kejadian pembunuhan terhadap insan pers seperti yang dialami Marsal. Seperti kita tahu, pers adalah pilar keempat dari demokrasi, jadi segala tindakan yang tujuannya membungkam kebebasan pers sangat tidak bisa diterima di negara demokrasi seperti kita," kata Sahroni dalam keterangannya, Selasa (22/6/2021).
Baca juga: Wartawan Tewas Ditembak di Simalungun, Polda Sumut Periksa 34 Saksi
Bendahara Umum Partai Nasdem ini meminta jajaran Polda Sumut serius dan tegas melakukan penyelidikan kasus kematian Marsal. Menurutnya, pengungkapan motif pembunuhan ini sangat penting mengingat profesi Marsal sebagai jurnalis.
"Publik tentunya menunggu dan ingin tahu, apakah pembunuhan ini terkait dengan pemberitaan yang diliput Marsal atau karena hal lain? Oleh karena itulah saya mendesak Pak Kapolda Sumut untuk mengungkap kasus ini seterang-terangnya dan kita di Komisi III akan terus memantau," ujarnya.
Lihat Juga :