PKS: Jokowi Harus Lebih Keras Lagi Menentang 3 Periode
Sabtu, 19 Juni 2021 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Kedua, kata dia, sirkulasi kekuasaan akan tidak terjadi. Bohong bila ada yang menyatakan hanya jokowi yang mampu memimpin Indonesia. "Ada banyak yang lain. Survei Kedaikopi 500 lebih (calon pemimpin-red) kita kita punya," tuturnya.
Ketiga, lanjut Mardani, ruang publik akan tidak sehat. Akan banyak buzzer yang terus memuja-memuji dengan menyatakan dukungan masa jabatan presiden tiga periode dan menekan kelompok kritis yang menolak masa jabatan presiden tiga periode.
Seperti diketahui, sekelompok relawan yang mengatasnamakan Jokpro mengusung duet pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto untuk maju pada Pilpres 2024 . Bahkan, untuk mengawal duet tersebut, relawan ini akan meluncurkan sekretariat nasional (Seknas).
Informasi tersebut dibenarkan oleh Direktur Eksekutif Indobarometer, M Qodari yang juga merupakan pengusung Jokowi tiga periode. "Saya orang yang percaya kalau ide dan gagasan itu harus punya kaki. Kakinya itu berupa organisasi dan lembaga yang akan menyebarkan ide dan gagasan Jokowi-Prabowo ini ke seluruh Indonesia," ujar Qodari saat dihubungi wartawan, Jumat 18 Juni 2021.
Ketiga, lanjut Mardani, ruang publik akan tidak sehat. Akan banyak buzzer yang terus memuja-memuji dengan menyatakan dukungan masa jabatan presiden tiga periode dan menekan kelompok kritis yang menolak masa jabatan presiden tiga periode.
Seperti diketahui, sekelompok relawan yang mengatasnamakan Jokpro mengusung duet pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto untuk maju pada Pilpres 2024 . Bahkan, untuk mengawal duet tersebut, relawan ini akan meluncurkan sekretariat nasional (Seknas).
Informasi tersebut dibenarkan oleh Direktur Eksekutif Indobarometer, M Qodari yang juga merupakan pengusung Jokowi tiga periode. "Saya orang yang percaya kalau ide dan gagasan itu harus punya kaki. Kakinya itu berupa organisasi dan lembaga yang akan menyebarkan ide dan gagasan Jokowi-Prabowo ini ke seluruh Indonesia," ujar Qodari saat dihubungi wartawan, Jumat 18 Juni 2021.
(dam)
Lihat Juga :