Nusron Wahid Sulap Pesantren Jadi Shelter dan RS Darurat Covid-19
Kamis, 17 Juni 2021 - 13:54 WIB
loading...
Anggota DPR RI Nusron Wahid. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPR RI Dapil Jateng II (Kudus, Jepara, dan Demak) Nusron Wahid menyulap Pesantren Nashrul Ummah yang dipimpinnya dan beberapa pesantren lainnya menjadi shelter dan RS Darurat untuk isolasi Covid 19 .
"Karena persebaran tinggi. Rumah sakit enggak muat lagi. Banyak yang kena Covid, isolasi di rumah, eh malah nulari keluarga yang lain di rumah. Ini bahaya. Perlu terobosan," kata Nusron dalam Launching Shelter dan RS Darurat Pesantren Covid via Zoom, Kamis (17/6/2021).
Nusron mengungkapkan, Pesantren Nashrul Ummah di Desa Mejobo, Kabupaten Kudus secara fisik layak untuk hunian isolasi penderita Covid-19 . "Kita akan ajak pesantren-pesantren lain yang mau untuk sementara dijadilan shalter dan rumah sakit darurat," kata Nusron
Dalam rangka mewujudkan itu, Nusron minta tim asistensi dari BUMN Indonesia Health Care, perusahaan pelat merah yang mengelola rumah sakit. "Mereka sudah pengalaman karena mengelola 72 RS BUMN. RS Pertamedika, Pelni, dan RS top lainnya. Saya terima kasih dan syukur Alhamdulillah Bu Fathimah (Dirut IHC) mau menurunkan tim untuk supervisi," ujar mantan Ketua Umum GP Ansor ini.
Baca juga: Ratusan Personel dan Bhayangkari Polres Bangka Tengah Terima Vaksin COVID-19 Tahap Dua
Nusron menjelaskan, saat ini shelter dan RS darurat tersebut sedang tahap pembenahan fisik supaya nyaman. "Tempat tidur yang layak sudah kami datangkan. Sekarang perbaikan kamar tidur, kamar mandi, AC, shower dll agar bagus dan bersih. Pokonya tidak kalah dengan RS portable," terang Nusron.
Menurut Nusron, tidak ada yang mengetahui kapan pandemi ini berakhir. Karena itu, dia berikhtiar bagaimana bisa membantu masyarakat dan pemerintah dalam penanganannya. "Pokoknya kalau ada yang gejala ringan agar tidak menular bisa masuk ke shelter dan RS darurat ini," kata politikus Partai Golkar ini.
"Karena persebaran tinggi. Rumah sakit enggak muat lagi. Banyak yang kena Covid, isolasi di rumah, eh malah nulari keluarga yang lain di rumah. Ini bahaya. Perlu terobosan," kata Nusron dalam Launching Shelter dan RS Darurat Pesantren Covid via Zoom, Kamis (17/6/2021).
Nusron mengungkapkan, Pesantren Nashrul Ummah di Desa Mejobo, Kabupaten Kudus secara fisik layak untuk hunian isolasi penderita Covid-19 . "Kita akan ajak pesantren-pesantren lain yang mau untuk sementara dijadilan shalter dan rumah sakit darurat," kata Nusron
Dalam rangka mewujudkan itu, Nusron minta tim asistensi dari BUMN Indonesia Health Care, perusahaan pelat merah yang mengelola rumah sakit. "Mereka sudah pengalaman karena mengelola 72 RS BUMN. RS Pertamedika, Pelni, dan RS top lainnya. Saya terima kasih dan syukur Alhamdulillah Bu Fathimah (Dirut IHC) mau menurunkan tim untuk supervisi," ujar mantan Ketua Umum GP Ansor ini.
Baca juga: Ratusan Personel dan Bhayangkari Polres Bangka Tengah Terima Vaksin COVID-19 Tahap Dua
Nusron menjelaskan, saat ini shelter dan RS darurat tersebut sedang tahap pembenahan fisik supaya nyaman. "Tempat tidur yang layak sudah kami datangkan. Sekarang perbaikan kamar tidur, kamar mandi, AC, shower dll agar bagus dan bersih. Pokonya tidak kalah dengan RS portable," terang Nusron.
Menurut Nusron, tidak ada yang mengetahui kapan pandemi ini berakhir. Karena itu, dia berikhtiar bagaimana bisa membantu masyarakat dan pemerintah dalam penanganannya. "Pokoknya kalau ada yang gejala ringan agar tidak menular bisa masuk ke shelter dan RS darurat ini," kata politikus Partai Golkar ini.
Lihat Juga :