Operasi Laut, TNI AL Kerahkan Kapal Perang hingga Pesawat Udara
Senin, 14 Juni 2021 - 20:04 WIB
loading...
KSAL Laksamana TNI Yudo Margono membuka latihan Armada Jaya XXXIX Tahun 2021 melalui video conference di Mabesal, Jakarta Timur, Senin (14/6/2021). Foto/Riezky Maulana
A
A
A
JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono membuka latihan Armada Jaya XXXIX Tahun 2021 melalui video conference di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Jakarta Timur, Senin (14/6/2021).
Baca juga: TNI AL Evakuasi ABK Filipina yang Sakit di Perairan Natuna Utara
Armada Jaya adalah latihan puncak TNI AL yang bertujuan menguji kemampuan komponen Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT). Dalam latihan Armada Jaya, TNI AL melibatkan Kapal perang Republik Indonesia (KRI), pesawat udara, marinir hingga pangkalan.
Baca juga: Dibekuk, Ini Penampakan 6 Preman Pengeroyok Anggota TNI AL di Terminal Bungurasih
Pembukaan diikuti oleh unsur Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib), Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasbagratmin), dan Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai).
Baca juga: Prajurit Marinir TNI AL dan Marinir AS Latihan Menembak Sniper Bersama di Situbondo
Keempat unsur itu nantinya akan melaksanakan operasi laut gabungan, operasi amfibi, operasi pendaratan administrasi dan operasi pertahanan pantai dengan didukung operasi dukungan teritorial, operasi dukungan informasi, operasi dukungan kesehatan dan operasi dukungan pasukan khusus.
Baca juga: TNI AL Evakuasi ABK Filipina yang Sakit di Perairan Natuna Utara
Armada Jaya adalah latihan puncak TNI AL yang bertujuan menguji kemampuan komponen Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT). Dalam latihan Armada Jaya, TNI AL melibatkan Kapal perang Republik Indonesia (KRI), pesawat udara, marinir hingga pangkalan.
Baca juga: Dibekuk, Ini Penampakan 6 Preman Pengeroyok Anggota TNI AL di Terminal Bungurasih
Pembukaan diikuti oleh unsur Komando Tugas Laut Gabungan (Kogaslagab), Komando Tugas Gabungan Amfibi (Kogasgabfib), Komando Tugas Gabungan Pendaratan Administrasi (Kogasbagratmin), dan Komando Tugas Gabungan Pertahanan Pantai (Kogasgabhantai).
Baca juga: Prajurit Marinir TNI AL dan Marinir AS Latihan Menembak Sniper Bersama di Situbondo
Keempat unsur itu nantinya akan melaksanakan operasi laut gabungan, operasi amfibi, operasi pendaratan administrasi dan operasi pertahanan pantai dengan didukung operasi dukungan teritorial, operasi dukungan informasi, operasi dukungan kesehatan dan operasi dukungan pasukan khusus.
Lihat Juga :