Prajurit Marinir TNI AL dan Marinir AS Latihan Menembak Sniper Bersama di Situbondo

Selasa, 08 Juni 2021 - 16:26 WIB
loading...
Prajurit Marinir TNI...
Prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL dan United States Marines Corps (USMC) Reconnaissance Unit, yang terlibat dalam latihan bersama Reconex 21-II menggelar latihan menembak Sniper, Senin (7/6/2021). Foto/MPI/Riezky Maulana
A A A
SITUBONDO - Prajurit Intai Amfibi Korps Marinir TNI AL dan United States Marines Corps (USMC) Reconnaissance Unit, yang terlibat dalam latihan bersama Reconex 21-II menggelar latihan menembak Sniper, Senin (7/6/2021). Latihan itu digelar di Pusat Latihan Pertempuran Korps Marinir 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur.

Latihan menembak sniper yang dipantau langsung oleh Komandan Satgas Latihan Letkol Marinir Supriyono dan Paopslat Lettu Marinir Eko Putra tersebut bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan teknik serta taktik para prajurit. Baca juga: Latihan Perang Kota, Marinir Indonesia dan Amerika Serang Pemukiman di Situbondo

Adapun jenis latihan ini juga untuk mendalami beberapa jenis senjata sniper yakni senjata AX 308, SSG 550, RPA dan Poin 50 Barret. Letkol Marinir Supriyono menuturkan sebagai petembak sniper sangat dibutuhkan ketelitian, kecermatan dan kesabaran tinggi serta ketangguhan untuk bisa menjalankan tugasnya.

"Dalam peperangan era moderen saat ini, seorang sniper atau petembak jitu sangat dibutuhkan, dengan tujuan mengurangi kemampuan tempur musuh dengan cara membunuh sasaran yang bernilai tinggi, seperti target sasaran yang telah ditentukan," ujar Supriyono dalam keterangan tertulis Dispenal, Selasa (8/6/2021).

Dia memaparkan selain itu, penembak sniper juga mempunyai misi pengintaian dan pengamatan, anti-sniper, memilih target sendiri secara oportunis. Bahkan tugas anti material atau penghancuran peralatan militer.

"Materi yang dilatihkan dalam menembak sniper meliputi sikap atau posisi saat menembak, cara mengatasi senjata bermasalah dan sasaran yang harus ditembak oleh petembak sniper dan komunikasi antara petembak dengan spotter," jelasnya. Baca juga: Kunjungi Korps Marinir Surabaya, KSAL Berpesan Tetap Pertahankan Profesionalitas

Kemudian, para prajurit juga dilatih cara mengukur kecepatan angin, menentukan arah angin, mengatur elevasi senjata di jarak 200 meter sampai 900 meter. Terakhir, juga dilaksanakan diskusi tentang taktik sniper serta kontra sniper.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Cerita Ray Rangkuti...
Cerita Ray Rangkuti Negosiasi dengan Marinir sebelum Menduduki Gedung DPR pada Mei 1998
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Penjelasan TNI soal...
Penjelasan TNI soal Siswa SMP di Gresik Diduga Terkena Peluru Nyasar
Rekomendasi
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved