Respons Menag Terkait Saudi Putuskan Haji 2021 Hanya untuk Warga Lokal
Sabtu, 12 Juni 2021 - 18:17 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas langsung angkat bicara terkait Arab Saudi yang telah memutuskan pelaksanaan ibadah haji 2021 tidak dibuka untuk Internasional. Foto/Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas langsung angkat bicara terkait keputusan pemerintah Arab Saudi yang telah memutuskan pelaksanaan ibadah haji tahun 2021 tidak dibuka untuk Internasional.
Baca juga: Arab Saudi Putuskan Haji Hanya untuk 60.000 Jamaah Dalam Negeri
"Ya tentu saja ini harus bersama-sama kita ambil hikmahnya," kata Menag saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (12/6/2021).
Baca juga: Pastikan Dana Haji Aman, Ustaz Adi Hidayat Langsung Klarifikasi ke BPKH
Menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyatakan, Pemerintah baik Arab Saudi maupun Indonesia, dalam memutuskannya sama-sama mempertimbangkan keselamatan dan keamanan jamaah. Mengingat, kata dia, pandemi Covid-19 belum selesai.
Baca juga: Pengelolaan Haji Disarankan Diserahkan ke OKI
Yaqut pun berharap, pandemi Covid-19 ini segera berlalu. Tak hanya di Indonesia saja, melainkan juga negara-negara di dunia. "Kita semua berdoa, pandemi segera berlalu atau herd immunity global bisa segera dicapai. Sehingga tahun depan bisa menjalankan ibadah haji bisa dibuka dan dijalankan dengan tenang," ujar dia.
Baca juga: Arab Saudi Putuskan Haji Hanya untuk 60.000 Jamaah Dalam Negeri
"Ya tentu saja ini harus bersama-sama kita ambil hikmahnya," kata Menag saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Sabtu (12/6/2021).
Baca juga: Pastikan Dana Haji Aman, Ustaz Adi Hidayat Langsung Klarifikasi ke BPKH
Menteri asal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyatakan, Pemerintah baik Arab Saudi maupun Indonesia, dalam memutuskannya sama-sama mempertimbangkan keselamatan dan keamanan jamaah. Mengingat, kata dia, pandemi Covid-19 belum selesai.
Baca juga: Pengelolaan Haji Disarankan Diserahkan ke OKI
Yaqut pun berharap, pandemi Covid-19 ini segera berlalu. Tak hanya di Indonesia saja, melainkan juga negara-negara di dunia. "Kita semua berdoa, pandemi segera berlalu atau herd immunity global bisa segera dicapai. Sehingga tahun depan bisa menjalankan ibadah haji bisa dibuka dan dijalankan dengan tenang," ujar dia.
Lihat Juga :