Komisi II DPR Tegaskan Pemilu 28 Februari 2024 Belum Final
Rabu, 09 Juni 2021 - 09:16 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang menyatakan 28 Februari 2024 belum menjadi tanggal final pelaksanaan Pemilu 2024. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ramai diberitakan bahwa hasil konsinyering antara Komisi II DPR , Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Kamis (3/6/2021) lalu, telah menyepakati bahwa Pemilu Presiden (Pilpres) dan Pemilu Legislatif (Pileg) serentak pada 2024 akan dimajukan pada 28 Februari.
Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang memastikan bahwa tanggal tersebut belum final. Poin kesepakatan yang beredar itu hanya pembicaraan tim bersama nonformal, dan akan dibahas kembali bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk disepakati bersama.
"Raker khusus dengan Kemendagri untuk bahas dan ketuk. Jadi itu belum pasti semua," kata Junimart kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: PDI Perjuangan Berpeluang Menang Hattrick di Pemilu 2024
Adapun info bahwa pelaksanaan Pemilu pada 28 Februari akan mundur ke 21 Februari, politikus PDIP ini menegaskan bahwa itu semua belum diputuskan, baru sekedar draf dari KPU, dan nanti akan ada draf dari Bawaslu, sayangnya sudah terlanjur beredar. "Tapi ini keburu beredar, sesungguhnya rapat non-formal itu tertutup, saya juga bingung kenapa itu bocor," ujarnya.
Terkait hal ini, Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang memastikan bahwa tanggal tersebut belum final. Poin kesepakatan yang beredar itu hanya pembicaraan tim bersama nonformal, dan akan dibahas kembali bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk disepakati bersama.
"Raker khusus dengan Kemendagri untuk bahas dan ketuk. Jadi itu belum pasti semua," kata Junimart kepada wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (8/6/2021).
Baca juga: PDI Perjuangan Berpeluang Menang Hattrick di Pemilu 2024
Adapun info bahwa pelaksanaan Pemilu pada 28 Februari akan mundur ke 21 Februari, politikus PDIP ini menegaskan bahwa itu semua belum diputuskan, baru sekedar draf dari KPU, dan nanti akan ada draf dari Bawaslu, sayangnya sudah terlanjur beredar. "Tapi ini keburu beredar, sesungguhnya rapat non-formal itu tertutup, saya juga bingung kenapa itu bocor," ujarnya.
Lihat Juga :