Kartu Prakerja Vs Balai Latihan Kerja
Senin, 07 Juni 2021 - 07:00 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari pada sebuah diskusi di Jakarta baru-baru ini mengungkapkan, sepanjang 2020 lalu, Kartu Prakerja menjangkau 5,5 juta penerima dengan menyerap Rp20 triliun anggaran yang diamanatkan. Sementara itu, pada kuartal I/2021, manfaat Program Kartu Prakerja dirasakan oleh 2,77 juta peserta baru.
Tahun ini, kata Denni, anggaran Kartu Prakerja mencapai Rp10 triliun di mana penyerapannya sudah mencapai 98%. Menurutnya, program ini merupakan solusi konkret bagi masyarakat karena insentif yang diberikan mencapai Rp2,4 juta untuk setiap peserta.
Baca juga: Ida Fauziyah: Kemnaker Komitmen Tingkatkan Peran dan Mutu BLK Komunitas
Selain program Kartu Prakerja, upaya meningkatkan keterampilan bagi masyarakat sebenarnya telah dilakukan sejak lama oleh Pemerintah. Antara lain melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang dikelola oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Keberadaan BLK ini sangat membantu para lulusan sekolah yang ingin menambah keterempilan sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Melalui BLK ini pula, biasanya perusahaan-perusahaan mencari talenta-talenta baru sekaligus menyebarkan informasi lowongan pekerjaan yang sedang dibuka.
Tak ingin ketinggalan, BLK yang biasanya identik dengan pelatihan-pelatihan sektor manufaktur, atau jasa kini tampil beda. Tak melulu mengajarkan keterampilan mengelas, instalasi listrik, fesyen, atau yang lainnya. Kini ilmu yang didapatkan di BLK lebih beragam.
Tahun ini, kata Denni, anggaran Kartu Prakerja mencapai Rp10 triliun di mana penyerapannya sudah mencapai 98%. Menurutnya, program ini merupakan solusi konkret bagi masyarakat karena insentif yang diberikan mencapai Rp2,4 juta untuk setiap peserta.
Baca juga: Ida Fauziyah: Kemnaker Komitmen Tingkatkan Peran dan Mutu BLK Komunitas
Selain program Kartu Prakerja, upaya meningkatkan keterampilan bagi masyarakat sebenarnya telah dilakukan sejak lama oleh Pemerintah. Antara lain melalui Balai Latihan Kerja (BLK) yang dikelola oleh Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker).
Keberadaan BLK ini sangat membantu para lulusan sekolah yang ingin menambah keterempilan sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya. Melalui BLK ini pula, biasanya perusahaan-perusahaan mencari talenta-talenta baru sekaligus menyebarkan informasi lowongan pekerjaan yang sedang dibuka.
Tak ingin ketinggalan, BLK yang biasanya identik dengan pelatihan-pelatihan sektor manufaktur, atau jasa kini tampil beda. Tak melulu mengajarkan keterampilan mengelas, instalasi listrik, fesyen, atau yang lainnya. Kini ilmu yang didapatkan di BLK lebih beragam.
Lihat Juga :