DPR Dorong UMKM Punya Akses Permodalan yang Mudah dan Aman
Jum'at, 04 Juni 2021 - 20:02 WIB
loading...
A
A
A
Kemudian, untuk akses pemasaran yang terbatas, UMKM perlu perluasan akses pasar, termasuk keterlibatan dalam organisasi dan kemitraan usaha. Terakhir, soal pemanfaatan atau adopsi teknologi yang minim, UMKM memerlukan akses dan pelatihan untuk penguatan SDM usaha.
Lalu, kata dia, untuk menjaring aspirasi pelaku usaha untuk mendapatkan keuangan inklusif (pro rakyat) dan demi menuju kesejahteraan keadilan sosial, hadirnya acara ini tidak lain untuk melakukan sosialisasi integrasi ekosistem ultra mikro yang berkolaborasi dengan BUMN seperti BRI (Bank Rakyat Indonesia), PNM (Permodalan Nasional Madani), dan Pegadaian dalam rangka menjawab tantangan tersebut dan untuk mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dengan status sehat, legal, dan aman.
"Saya akan terus memberikan dukungan secara penuh termasuk dengan Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten. Mereka, baik ultra, mikro, dan kecil harus terus dibantu, dibantu pembiayaannya, dibantu permodalannya dan dibantu investasinya. Dengan konsep Maju Bersama, usaha ultra, mikro, dan kecil naik kelas," ucap Ibas.Baca juga: Polisi Sahabat UMKM Dilaunching di Bogor, Bantu Pulihkan Ekonomi
Setelah program sosialisasi selesai dilaksanakan, Ibas berharap agar materi yang disampaikan dapat memberikan pemahaman terkait literasi keuangan agar pelaku UMKM dapat lebih mengerti tentang akses pengelolaan kredit usaha yang cepat, mudah, murah dan aman.
Selain itu, inovatif, dan kreatif dalam menciptakan produk yang lebih berkualitas juga dapat terlibat dalam organisasi dan bermitra usaha yang kemudian dapat memberikan peningkatan pendapatan usaha. "Jangan terlalu konsumtif yang akhirnya mengganggu pembukuan atau keuangan usaha," katanya.Baca juga: Denda Telah Dibayar, Jerinx SID Bebas Pekan Depan
Lalu, kata dia, untuk menjaring aspirasi pelaku usaha untuk mendapatkan keuangan inklusif (pro rakyat) dan demi menuju kesejahteraan keadilan sosial, hadirnya acara ini tidak lain untuk melakukan sosialisasi integrasi ekosistem ultra mikro yang berkolaborasi dengan BUMN seperti BRI (Bank Rakyat Indonesia), PNM (Permodalan Nasional Madani), dan Pegadaian dalam rangka menjawab tantangan tersebut dan untuk mempercepat kebangkitan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dengan status sehat, legal, dan aman.
"Saya akan terus memberikan dukungan secara penuh termasuk dengan Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten. Mereka, baik ultra, mikro, dan kecil harus terus dibantu, dibantu pembiayaannya, dibantu permodalannya dan dibantu investasinya. Dengan konsep Maju Bersama, usaha ultra, mikro, dan kecil naik kelas," ucap Ibas.Baca juga: Polisi Sahabat UMKM Dilaunching di Bogor, Bantu Pulihkan Ekonomi
Setelah program sosialisasi selesai dilaksanakan, Ibas berharap agar materi yang disampaikan dapat memberikan pemahaman terkait literasi keuangan agar pelaku UMKM dapat lebih mengerti tentang akses pengelolaan kredit usaha yang cepat, mudah, murah dan aman.
Selain itu, inovatif, dan kreatif dalam menciptakan produk yang lebih berkualitas juga dapat terlibat dalam organisasi dan bermitra usaha yang kemudian dapat memberikan peningkatan pendapatan usaha. "Jangan terlalu konsumtif yang akhirnya mengganggu pembukuan atau keuangan usaha," katanya.Baca juga: Denda Telah Dibayar, Jerinx SID Bebas Pekan Depan
(dam)
Lihat Juga :