Tambah Brutal dan Sadis, KKB Papua Makin Layak Dilabeli Teroris
Jum'at, 04 Juni 2021 - 18:07 WIB
loading...
Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin layak dilabeli teroris. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Koordinator Aliansi Mahasiswa dan Milenial Indonesia (AMMI), Nurkhasanah, mengatakan bahwa Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) Papua semakin layak dilabeli sebagai teroris. Pasalnya, KKB Papua semakin menunjukkan kebrutalannya.
Baca juga: Antisipasi Teroris KKB, Penduduk Sipil Diminta Dipindahkan dari Zona Bahaya
" KKB Papua semakin layak dilabeli teroris, mereka makin gencar melakukan gangguan keamanan terhadap masyarakat. KKB Papua tembak warga sipil dan mengintimidasi agar mau membantu mereka, khususnya berupa bahan makanan," ujar Nurkhasanah dalam keterangannya, Jumat (4/6/21).
Baca juga: KKB Semakin Brutal usai Bunuh Warga Pendatang, Kepala Desa dan Keluarganya Ditembak Mati
Menurut Nurkhasanah, intimidasi yang dilakukan KKB Papua menyebabkan trauma yang mendalam bagi warga setempat karena gangguan dari KKB Papua membuat warga tidak aman terutama bagi anak-anak.
"Intimidasi telah menyebabkan warga trauma. Bahkan yang bikin miris, rasa takut menyasar pada anak-anak. Mereka selalu ketakutan akan kemunculan dan gangguan KKB Papua," ucapnya.
Baca juga: Antisipasi Teroris KKB, Penduduk Sipil Diminta Dipindahkan dari Zona Bahaya
" KKB Papua semakin layak dilabeli teroris, mereka makin gencar melakukan gangguan keamanan terhadap masyarakat. KKB Papua tembak warga sipil dan mengintimidasi agar mau membantu mereka, khususnya berupa bahan makanan," ujar Nurkhasanah dalam keterangannya, Jumat (4/6/21).
Baca juga: KKB Semakin Brutal usai Bunuh Warga Pendatang, Kepala Desa dan Keluarganya Ditembak Mati
Menurut Nurkhasanah, intimidasi yang dilakukan KKB Papua menyebabkan trauma yang mendalam bagi warga setempat karena gangguan dari KKB Papua membuat warga tidak aman terutama bagi anak-anak.
"Intimidasi telah menyebabkan warga trauma. Bahkan yang bikin miris, rasa takut menyasar pada anak-anak. Mereka selalu ketakutan akan kemunculan dan gangguan KKB Papua," ucapnya.
Lihat Juga :