Tambah Brutal dan Sadis, KKB Papua Makin Layak Dilabeli Teroris
Jum'at, 04 Juni 2021 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Pembakaran dan Baku Tembak antara Pasukan Elit TNI-Polri dengan KKB Terjadi saat Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga
Nurkhasanah juga menyoroti KKB Papua yang kembali berulah menembak seorang tukang bangunan di Ilaga. Hal itu menurutnya telah menunjukkan bahwa pergerakan KKB Papua semakin merusak tatanan kehidupan di Papua.
"Lagi dan lagi, KKB Papua dengan tidak segan menembak warga sipil dan merusak kedamaian daerah Papua. Kami mengutuk keras perbuatan KKB Papua dan mendorong keamanan tercipta di daerah Cendrawasih tercinta," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang tukang bangunan menjadi korban penembakan KKB di Ilaga, Papua. Peristiwa penembakan itu terjadi pada hari ini, Kamis (3/6/2021).
Peristiwa itu bermula saat korban, Habel Halenti (30), bersama rekannya, MA, berangkat dari kamp karyawan di kompleks Pancuran, Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, ke arah Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, dengan menggunakan mobil dinas milik Pemda Puncak pada pukul 12.30 WIT.
Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengungkapkan, berdasarkan keterangan MA, keduanya ditodong senjata api oleh KKB yang berjumlah 2 orang saat hendak pulang kembali ke Kampung Kibogolome, pada pukul 13.00 WIT. Keduanya ditodong dengan 1 pucuk laras pendek dan 1 pucuk laras panjang.
Nurkhasanah juga menyoroti KKB Papua yang kembali berulah menembak seorang tukang bangunan di Ilaga. Hal itu menurutnya telah menunjukkan bahwa pergerakan KKB Papua semakin merusak tatanan kehidupan di Papua.
"Lagi dan lagi, KKB Papua dengan tidak segan menembak warga sipil dan merusak kedamaian daerah Papua. Kami mengutuk keras perbuatan KKB Papua dan mendorong keamanan tercipta di daerah Cendrawasih tercinta," tuturnya.
Diberitakan sebelumnya, seorang tukang bangunan menjadi korban penembakan KKB di Ilaga, Papua. Peristiwa penembakan itu terjadi pada hari ini, Kamis (3/6/2021).
Peristiwa itu bermula saat korban, Habel Halenti (30), bersama rekannya, MA, berangkat dari kamp karyawan di kompleks Pancuran, Kampung Kibogolome, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, ke arah Kampung Eronggobak, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, dengan menggunakan mobil dinas milik Pemda Puncak pada pukul 12.30 WIT.
Kapolres Puncak Kompol I Nyoman Punia mengungkapkan, berdasarkan keterangan MA, keduanya ditodong senjata api oleh KKB yang berjumlah 2 orang saat hendak pulang kembali ke Kampung Kibogolome, pada pukul 13.00 WIT. Keduanya ditodong dengan 1 pucuk laras pendek dan 1 pucuk laras panjang.
Lihat Juga :