Seruan Papua Connection: Lindungi Guru dan Nakes, Hentikan Kekerasan di Tanah Papua

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:46 WIB
loading...
Seruan Papua Connection:...
Inisiator Papua Connection Charles Kossay menghadiri kegiatan Dialog Kebangsaan dan Deklarasi Papua Connection di Jakarta, Rabu (25/2/2026). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Papua Connection menyerukan penghentian segala bentuk kekerasan bersenjata yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan. Seruan tersebut disampaikan langsung Inisiator Papua Connection Charles Kossay dalam kegiatan Dialog Kebangsaan dan Deklarasi Papua Connection di Jakarta, Rabu (25/2/2026).

Charles Kossay menegaskan bahwa perlindungan terhadap guru dan tenaga kesehatan merupakan isu kemanusiaan yang tidak dapat ditawar. Mereka adalah garda terdepan pelayanan publik di Papua yang seharusnya dijaga keselamatan dan martabatnya, bukan justru menjadi korban kekerasan bersenjata.

Baca juga: KKB Makin Brutal, Rumah Guru dan Warga di Puncak Papua Tengah Dibakar

“Setiap bentuk kekerasan terhadap guru, tenaga kesehatan, dan warga sipil adalah teror kemanusiaan. Tindakan KKB ini tidak hanya melanggar nilai kemanusiaan, tetapi juga merusak harapan masa depan Papua,” ujarnya.

Persoalan Papua tidak dapat dilihat secara parsial. Isu pembangunan, hak asasi manusia, dan keamanan merupakan satu kesatuan yang saling terkait.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Terungkap! 3 Modus Propaganda...
Terungkap! 3 Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Soroti Kasus Penyekapan...
Soroti Kasus Penyekapan di Bandung, Veronica Tan Ingatkan Bahaya Hubungan Toxic
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
Rekomendasi
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PT Pegadaian CPS Pondok...
PT Pegadaian CPS Pondok Aren Bersama Sahabat Berbagi Tangsel Gelar Santunan
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Berita Terkini
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved