Jamaah Haji 2021 Gagal Berangkat, KSP Bukan karena Lobi Pemerintah Lemah
Jum'at, 04 Juni 2021 - 17:50 WIB
loading...
KSP menyatakan kegagalan pemberangkatan haji tahun ini bukan karena lemahnya lobi pemerintah. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Keputusan pemerintah membatalkan pemberangkatan jamaah haji Indonesia 1442 H/2021 M menuai polemik. Salah satu yang disorot tuduhan terhadap pemerintah adalah lemahnya lobi ke Arab Saudi .
Kantor Staf Presiden (KSP) menegaskan pembatalan haji 2021 tidak ada hubungannya dengan kuat atau lemahnya lobi pemerintah. Pasalnya, hingga kini Kerajaan Arab Saudi belum memberikan keputusan resmi terkait kuota haji untuk berbagai negara.
"Jadi, ibadah haji tidak ada kaitan dengan soal kuat lemahnya lobi pemerintah," kata Tenaga Ahli Utama Kedeputian V KSP, Rumadi Ahmad melalui keterangan tertulis yang diterima, Jumat (4/6/2021).
Baca juga: Haji 2021 Batal, Begini Cara Tarik Setoran Pelunasan Bipih Reguler
Rumadi berujar selama ini hubungan pemerintah Saudi dan Indonesia sangat baik. Ia juga menepis informasi yang menyebut Indonesia tidak diberi kuota haji karena belum membayar tunggakan ke Saudi.
"Lebih tidak benar lagi sebagian orang yang bilang Indonesia tidak diberi kuota haji karena belum membayar tunggakan ke pemerintah Saudi. Hal itu sama sekali tidak benar, masyarakat jangan terkecoh dengan berita-berita tidak berdasar," jelas dia.
Di sisi lain, Rumadi mengklaim keputusan pemerintah untuk meniadakan haji 2021 adalah pilihan terbaik yang bisa diambil meskipun mengecewakan masyarakat, terkhusus calon jemaah haji.
Kantor Staf Presiden (KSP) menegaskan pembatalan haji 2021 tidak ada hubungannya dengan kuat atau lemahnya lobi pemerintah. Pasalnya, hingga kini Kerajaan Arab Saudi belum memberikan keputusan resmi terkait kuota haji untuk berbagai negara.
"Jadi, ibadah haji tidak ada kaitan dengan soal kuat lemahnya lobi pemerintah," kata Tenaga Ahli Utama Kedeputian V KSP, Rumadi Ahmad melalui keterangan tertulis yang diterima, Jumat (4/6/2021).
Baca juga: Haji 2021 Batal, Begini Cara Tarik Setoran Pelunasan Bipih Reguler
Rumadi berujar selama ini hubungan pemerintah Saudi dan Indonesia sangat baik. Ia juga menepis informasi yang menyebut Indonesia tidak diberi kuota haji karena belum membayar tunggakan ke Saudi.
"Lebih tidak benar lagi sebagian orang yang bilang Indonesia tidak diberi kuota haji karena belum membayar tunggakan ke pemerintah Saudi. Hal itu sama sekali tidak benar, masyarakat jangan terkecoh dengan berita-berita tidak berdasar," jelas dia.
Di sisi lain, Rumadi mengklaim keputusan pemerintah untuk meniadakan haji 2021 adalah pilihan terbaik yang bisa diambil meskipun mengecewakan masyarakat, terkhusus calon jemaah haji.
Lihat Juga :