Melindungi Minat Baca Anak

Selasa, 01 Juni 2021 - 11:22 WIB
loading...
A A A
Saat ini minat baca anak masih rendah. Akibatnya kemampuan literasi membaca anak-anak Indonesia tertinggal dengan negara tetangga. Berdasarkan hasil PISA 2018, skor literasi membaca siswa Indonesia hanya 371 dengan rata-rata skor 487. Indonesia berada di peringkat 72 dari 78 negara. Rendahnya kemampuan literasi membaca siswa Indonesia terkait erat dengan budaya baca. Anak-anak yang memiliki budaya baca tinggi, pasti memiliki kemampuan literasi yang tinggi pula. Budaya baca tidak tumbuh dengan sendirinya. Menurut Fuad Hasan (dalam Sutarno, 2003), untuk membangun budaya baca memerlukan kemampuan membaca (proficiency). Tanpa kemampuan membaca, anak-anak tidak dapat mengakses bahan bacaan.

Setelah memiliki kecakapan membaca, anak-anak perlu pembiasaan membaca. Dari pembiasaan inilah, maka budaya baca akan tercipta. Namun untuk mewujudkan budaya membaca memerlukan bahan bacaan yang memadai. Menurut Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Muhammad Syarif Bando jumlah buku di Indonesia masih kurang. Rasio nasional jumlah buku di perpustakaan umum di Indonesia sebesar 0,09, yang berarti satu buku ditunggu oleh 90 orang.

Minimnya bahan bacaan menyebabkan minat baca tidak berkembang atau anak-anak membaca buku yang salah. Menurut Bambang Trimansya (2020), pembaca dini atau anak-anak usia 7 tahun tidak akan tertarik dengan buku yang berisi banyak teks. Mereka akan menyukai buku bergambar dengan kalimat sederhana yang terdiri dari 2 – 5 kata. Kalimat disusun berpola dengan kata repetitif. Jika pembaca dini diberikan buku yang penuh dengan teks dan minim gambar, maka mereka tidak akan tertarik. Mereka menganggap buku merupakan benda yang menakutkan dan membaca buku menjadi kegiatan yang membosankan.

Perpustakaan Ramah Anak

Masa kanak-kanak adalah masa emas pertumbuhan. Di masa ini, penting untuk mengajak anak-anak mengenal buku dan belajar mencintainya. Baik buruknya kesan anak-anak kepada buku akan mempengaruhi persepsi dan kebiasan mereka di masa yang akan datang. Jika pada masa ini gagal menumbukembangkan kecintaan kepada buku, maka di masa depan memerlukan kerja keras agar memiliki budaya membaca.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jumpa Penulis 2025,...
Jumpa Penulis 2025, Asma Nadia Ajak Suarakan Kebaikan lewat Tulisan
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Kementerian Imipas Kurangi Hukuman 1.310 Anak Binaan
Hasil Riset 2024, Masyarakat...
Hasil Riset 2024, Masyarakat Indonesia Kian Gemar Membaca
KBF Indonesia dan Pertamina...
KBF Indonesia dan Pertamina Gelar Pelatihan Literasi Baca-Tulis di Tanah Papua
Perpustakaan Bumi Hadir...
Perpustakaan Bumi Hadir di Desa Kartun Sidareja Purbalingga
Pesta Literasi Indonesia...
Pesta Literasi Indonesia Digelar Awal September 2023
Hari Anak Internasional,...
Hari Anak Internasional, MNC Peduli dan The Westin Resort Nusa Dua Berbagi untuk Anak-anak di Bali
Inovasi Belajar Digital...
Inovasi Belajar Digital untuk Anak Usia Dini, Bikin Belajar Jadi Lebih Menyenangkan
3 Manfaat Membacakan...
3 Manfaat Membacakan Buku untuk Anak: Asah Kemampuan Komunikasi, Emosi, dan Imajinasi
Rekomendasi
10 Stasiun Kereta Bawah...
10 Stasiun Kereta Bawah Tanah Terdalam di Dunia, Apa Dibangun untuk Perlindungan saat Perang Nuklir?
Fanomenon Coachella...
Fanomenon Coachella Versi K-Pop Resmi Diluncurkan, Target Raup Rp12 Triliun
Prancis Samakan AS dengan...
Prancis Samakan AS dengan Korut, Amerika Walkout dari Pertemuan DK PBB
Berita Terkini
Di Hadapan Dasco, Hotman...
Di Hadapan Dasco, Hotman Paris Bersama Ketua Umum PWI Salam Komando
Kaesang Maju Pileg 2029...
Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil Puan, PAN: Orang Tuanya Pernah Jadi Wali Kota Solo, Wajarlah
Bimtek Perindo, KPU...
Bimtek Perindo, KPU Ingatkan Pentingnya Pemutakhiran Data Parpol
Periksa Plt Gubernur...
Periksa Plt Gubernur Riau, KPK Dalami Uang yang Ditemukan saat Penggeledahan
Serap Aspirasi RUU Perampasan...
Serap Aspirasi RUU Perampasan Aset, Habiburokhman: Masyarakat Ingin Instrumen Hukum untuk Kejar Hasil Kejahatan
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved