Relawan Jokowi Dukung Ganjar, Yakin Megawati Tak Bakal Melawan Rakyat
Minggu, 30 Mei 2021 - 15:28 WIB
loading...
A
A
A
Soal Ganjar yang dinilai tidak komunikatif dan interaktif di internal PDIP, Immanuel menuturkan bahwa yang tahu cuma internal PDIP. Tapi faktanya hari ini, bahkan sudah melakukan crosscheck di lapangan bahwa Ganjar adalah sosok yang bisa dilihat dan bisa dirasakan kerjanya. Kemudian, Puan Maharani mengkritik bahwa pemimpin yang baik harus ada di lapangan, di tengah rakyat, bukan di media sosial (media sosial).
Baca juga: Effendi Simbolon: PDIP Tegur Ganjar Pranowo karena Asyik Sendiri
"Medsos itu sarana untuk menyampaikan, mempromosikan kerja-kerja beliau yang lebih aktual. Artinya beliau coba memblast itu lewat Twitter, Instagram dan Facebooknya itu lebih mudah," terang Immanuel.
Dia pun mengingatkan soal teguran PDIP terhadap Ganjar yang berbasis sinisme politik itu nerbahaya sekali. Jadi, jangan karena tidak melek medsos kemudian ada orang yang punya kemampuan di mesos dirundung (bully). Jangan karena kebodohan sendiri lantas menyebut orang lain bodoh, itu tidak baik juga.
"Hari ini juga kan banyak politisi-politisi di Indonesia ini masih budayanya budaya lama, yang coba menyampaikan program-program politik dan kerjanya melalui media mainstream. Hari ini kan ada sarana baru lagi," ujar dia.
Baca juga: Effendi Simbolon: PDIP Tegur Ganjar Pranowo karena Asyik Sendiri
"Medsos itu sarana untuk menyampaikan, mempromosikan kerja-kerja beliau yang lebih aktual. Artinya beliau coba memblast itu lewat Twitter, Instagram dan Facebooknya itu lebih mudah," terang Immanuel.
Dia pun mengingatkan soal teguran PDIP terhadap Ganjar yang berbasis sinisme politik itu nerbahaya sekali. Jadi, jangan karena tidak melek medsos kemudian ada orang yang punya kemampuan di mesos dirundung (bully). Jangan karena kebodohan sendiri lantas menyebut orang lain bodoh, itu tidak baik juga.
"Hari ini juga kan banyak politisi-politisi di Indonesia ini masih budayanya budaya lama, yang coba menyampaikan program-program politik dan kerjanya melalui media mainstream. Hari ini kan ada sarana baru lagi," ujar dia.
Lihat Juga :