BNPT Sebut Sejak Januari-Mei 216 Orang Ditindak Terkait Terorisme

Kamis, 27 Mei 2021 - 13:35 WIB
loading...
BNPT Sebut Sejak Januari-Mei...
Penangkapan terduga teroris. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Boy Rafli Amar menjelaskan tentang perkembangan terorisme terkini di Tanah Air, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR dengan Kepala BNPT dan jajarannya di Ruang Rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/5/2021).

"Perkembangan terorisme terkini, hingga saat kelompok jaringan teroris masih melakukan aksinya yang kami lihat di beberapa kejadian terakhir ini di awal tahun ini, setidak-tidaknya aksi teror di Katedral (Makassar) pada tanggal 28 Maret 2021, aksi teror di halaman dalam Mabes Polri 31 Maret 2021, hingga aksi teror kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pada 11 Mei 2021," kata Boy.

Boy melanjutkan, aparat penegak hukum juga sudah melakukan upaya yang bersifat penegakan hukum terkait tindak pidana terorisme. Sejak Januari-Mei 2021, terdata 216 orang yang sudah dilakukan penindakan hukum terkait terorisme yang berasal dari berbagai kelompok terorisme.

Baca juga: Dinilai Masih Jadi 'Sarang' Teroris, AS Tetap Tangguhkan Bantuan Keamanan pada Pakistan

"Yang terkait jaringan kelompok Jamaah Al Islamiyah (JI) 71 orang, Kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD) 144 orang dan satu orang terkait deportan," urainya.

Terkait kejadian di Makassar, Boy menjelaskan, BNPT berupaya melakukan langkah-langkah koordinasi dan komunikasi tengan tokoh berbagai elemen di Sulawesi Selatan, FKPT, Forum Komunikasi Umat Beragama, para pimpinan organisasi keagamaan, perwakilan tokoh perempuan dan perwakilan tokoh alim ulama di Makassar, yang dilakukan bersama dengan Wali Kota Makassar.

Baca juga: Tumpas KKB di Papua, Polri Libatkan PPATK, Densus 88, hingga BNPT

"Kami kembali mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama kita meningkatkan komitmen pengawasan terhadap setiap warga negara dari tingkat RT, RW, melibatkan masyarakat dalam meningkatkan daya cegah dan daya tangkal di masyarakat terhadap potensi penyebaran paham intoleran dan radikalisme."

BNPT, kata Boy, juga memberikan santunan kepada para korban sebagai bentuk bantuan pascaterjadinya aksi teror dalam perlindungan terhadap korban sebelum proses pemberian bantuan lainnya dilaksanakan, bersama Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Terbitkan Perpres...
Prabowo Terbitkan Perpres Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Mengarah Terorisme
Kasus Penyiraman Air...
Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS, Prabowo: Ini Terorisme, Tindakan Biadab Harus Diusut
Dampak Nyata Perang...
Dampak Nyata Perang Iran dan AS-Israel Terhadap Keamanan Indonesia
Zero Terrorist Attack...
Zero Terrorist Attack di Era Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Lemkapi: Pencapaian Besar Polri
Ekstremisme Kekerasan...
Ekstremisme Kekerasan di Asia Tenggara
UI Gelar Diskusi Membedah...
UI Gelar Diskusi Membedah Peta Terbaru Ancaman Terorisme Global
Yordania Gantung 6 Orang...
Yordania Gantung 6 Orang atas Tuduhan Terorisme
Dosen UIN Sunan Ampel:...
Dosen UIN Sunan Ampel: Dana Asing Tak Dilarang tapi Negara Wajib Mengawasi
Polda Riau Perkuat Kolaborasi...
Polda Riau Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Polis Malaysia Tangani Narkoba hingga Terorisme
Rekomendasi
Bongkar: Tidur Sambil...
Bongkar: Tidur Sambil Duduk? Dandy Panjawi Bongkar Kebiasaan Unik yang Bikin Azia Riza Melongo!
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Eazy Lock E1 dan Premium Lock L1 Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Berita Terkini
Aksi Heroik Pilot Marinir...
Aksi Heroik Pilot Marinir yang Gugur Ditembak demi Selamatkan Kopassus Di Timtim
Statistikulasi dan Cerita...
Statistikulasi dan Cerita Produksi Beras Indonesia yang 'Wow'
Fantastis! Polisi Sita...
Fantastis! Polisi Sita 74 Kg Emas dan Valas di Rumah Bogor, Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Franka Franklin Bicara...
Franka Franklin Bicara tentang Integritas Nadiem
Ini 12 Lokasi Digeledah...
Ini 12 Lokasi Digeledah Polisi Terkait Kasus Korupsi Batu Bara hingga Asabri
Ketua MPR Ungkap Ada...
Ketua MPR Ungkap Ada Ulama Ikut ke Iran: Saya Belum Tahu Namanya
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved