Doni Monardo: Pak Ganip, BNPB Ibarat Kopassus
Selasa, 25 Mei 2021 - 15:44 WIB
loading...
Doni Monardo. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Tongkat komando kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB ) resmi beralih dari Doni Monardo ke Ganip Warsito. Diketahui, Doni telah memasuki masa pensiun dari militer pada 1 Juni 2021.
Doni mengatakan, BNPB ibarat Kopassus. Pasalnya, nyaris tidak pernah beristirahat. "Pak Ganip, saya katakan bahwa BNPB ini ibarat Kopassus, Pak Ganip. Bahkan dalam kondisi darurat Covid dan juga penanganan bencana di berbagai daerah, nyaris tidak pernah istirahat," katanya dalam serah terima jabatan Kepala BNPB di Aula Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB, Jakarta (25/5/2021).
Bahkan, kata Doni kepada Ganip, ASN di BNPB merupakan kalangan sipil yang berjiwa militan. "Jadi, Bapak menghadapi kalangan sipil tetapi yang berjiwa militan. Dan rasanya sulit sekali menemukan ASN yang punya dedikasi yang luar biasa," katanya.
Baca juga: Doni Monardo Ungkap Indonesia Rugi Rp22 Triliun Per Tahun Akibat Bencana
Doni Monardo bersyukur, selama 2 tahun 4 bulan ini diberikan kesempatan Presiden Jokowi untuk memimpin penanggulan bencana. "Ditambah lagi penanganan Covid," ungkap Doni.
Doni mengatakan, BNPB ibarat Kopassus. Pasalnya, nyaris tidak pernah beristirahat. "Pak Ganip, saya katakan bahwa BNPB ini ibarat Kopassus, Pak Ganip. Bahkan dalam kondisi darurat Covid dan juga penanganan bencana di berbagai daerah, nyaris tidak pernah istirahat," katanya dalam serah terima jabatan Kepala BNPB di Aula Sutopo Purwo Nugroho, Graha BNPB, Jakarta (25/5/2021).
Bahkan, kata Doni kepada Ganip, ASN di BNPB merupakan kalangan sipil yang berjiwa militan. "Jadi, Bapak menghadapi kalangan sipil tetapi yang berjiwa militan. Dan rasanya sulit sekali menemukan ASN yang punya dedikasi yang luar biasa," katanya.
Baca juga: Doni Monardo Ungkap Indonesia Rugi Rp22 Triliun Per Tahun Akibat Bencana
Doni Monardo bersyukur, selama 2 tahun 4 bulan ini diberikan kesempatan Presiden Jokowi untuk memimpin penanggulan bencana. "Ditambah lagi penanganan Covid," ungkap Doni.
Lihat Juga :