DTKS Lawas Dinilai Jadi Penyebab Tumpang Tindih Penyaluran Bansos
Selasa, 25 Mei 2021 - 12:14 WIB
loading...
Ketua Komisi VIII DPR Yandri Susanto menilai bahwa DTKS memiliki banyak kelemahan, sehingga kendala penyaluran bansos dan tumpang tindih dipastikan terjadi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto menilai bahwa Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) memiliki banyak kelemahan, sehingga kendala penyaluran bantuan sosial (bansos) dan tumpang tindih dipastikan akan banyak terjadi dalam sistem penyalurannya.
Baca juga: Operator Ihsan Yunus Disebut Punya Power Atur Kuota Bansos Covid-19
Menurutnya, DTKS yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) masih kurang akurat bila dijadikan sebagai dasar penyalur bansos karena merupakan data lama yang tidak diperbarui.
Baca juga: Fraksi PAN Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Rp100 Triliun yang Diungkap Novel
"Masalah data ini sudah lama Bu Menteri tetapi tidak selesai-selesai, tidak ada pembaruan," kata Yandri dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terkait Verifikasi dan Validasi DTKS di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/5/2021).
Baca juga: Operator Ihsan Yunus Disebut Punya Power Atur Kuota Bansos Covid-19
Menurutnya, DTKS yang ditetapkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) masih kurang akurat bila dijadikan sebagai dasar penyalur bansos karena merupakan data lama yang tidak diperbarui.
Baca juga: Fraksi PAN Minta KPK Usut Dugaan Korupsi Bansos Rp100 Triliun yang Diungkap Novel
"Masalah data ini sudah lama Bu Menteri tetapi tidak selesai-selesai, tidak ada pembaruan," kata Yandri dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi VIII DPR RI dengan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini terkait Verifikasi dan Validasi DTKS di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (24/5/2021).
Lihat Juga :