Koalisi Guru Besar Ingatkan Jokowi Ada yang Ingin Intervensi KPK

Selasa, 25 Mei 2021 - 05:30 WIB
loading...
Koalisi Guru Besar Ingatkan...
Koalisi Guru Besar Antikorupsi mengingatkan citra Indonesia bisa tergerus bila kisruh KPK tak segera diselesaikan. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Koalisi Guru Besar Antikorupsi mengingatkan Presiden Jokowi terkait polemik penonaktifan 75 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sebab masalah ini hanya salah satu titik dari dari serangkaian puncak polemik internal KPK sejak beberapa lama. Bila berlarut-larut tanpa penyelesaian, polemik internal KPK dikhawatirkan berimbas pada citra Indonesia di mata dunia.

”Polemik tak berujung semacam ini berpotensi mempengaruhi citra Indonesia, khususnya dalam konteks indeks persepsi korupsi,” tulis Koalisi Guru Besar Antikorupsi dalam surat kepada Presiden Jokowi yang diterima SINDOnews, Senin (24/5/2021) .

Baca juga: Komnas HAM Bentuk Tim Pemantauan dan Penyelidikan Penonaktifan 75 Pegawai KPK

Koalisi ini terdiri atas Prof Sigit Riyanto (UGM), Prof Azyumardi Azra (UIN Syarif Hidayatullah), Prof Sulistyowati Irianto (UI), Prof Ningrum Natasya Sirait (USU), Prof Hibnu Nugroho (Unsoed), dan Prof Marwan Mas (Universitas Bosowa).

Kepada Jokowi mereka mengingatkan bahwa akhir Januari lalu Transparency International mempublikasikan IPK Indonesia yang sangat disayangkan. Baik skor maupun peringkat Indonesia turun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

”Segenap masyarakat berharap besar agar penegakan hukum, khususnya pemberantasan korupsi di KPK, dapat berjalan sebagaimana mestinya, tanpa gangguan kekisruhan internal lembaganya,” tulis Prof Azyumardi dkk.

Baca juga: Soal Ribut-ribut 75 Pegawai KPK, Politikus PKS: Aksi Pak Jokowi Ditunggu

Lebih dari itu, para guru besar itu menilai bahwa sebagian besar pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat menjadi aparatur sipil negara (ASN) merupakan Penyelidik dan Penyidik perkara dugaan tindak pidana korupsi. Mereka sedang menangani perkara yang berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat. Suap pengadaan bantuan sosial di Kementerian Sosial, suap ekspor benih lobster di Kementerian Kelautan dan Perikanan, pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik, dan lain sebagainya.

Melihat hal itu, Prof Azyumardi dkk menduga besar kemungkinan ada sejumlah pihak yang merancang dan ingin mengintervensi proses penindakan di KPK. Indikasinya adalah salah satu poin dari perintah Pimpinan KPK terhadap pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat tersebut, yaitu menyerahkan tugas dan tanggungjawab kepada atasannya.

”Jika itu benar, maka hal tersebut berpotensi melanggar hukum (Pasal 21 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi/obstruction of justice),” ujar Azyumardi dkk.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan...
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Bos Maktour Fuad Hasan Pekan Depan
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
ASN BPK Kenakan Rompi...
ASN BPK Kenakan Rompi Oranye KPK
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Kenakan Rompi Tahanan,...
Kenakan Rompi Tahanan, Bupati Muara Enim Edison Resmi Ditahan KPK
KPK Bergerak! Usai OTT...
KPK Bergerak! Usai OTT Bupati Muara Enim, Sejumlah Ruangan Penting Disegel
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Rekomendasi
Perbandingan 5 Varian...
Perbandingan 5 Varian BYD M6 DM: Mana yang Pas untuk Kebutuhan Anda?
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved