Saat Pandemi Corona, Banjir Terjang Ratusan Rumah di Sejumlah Wilayah

Sabtu, 23 Mei 2020 - 15:51 WIB
loading...
Saat Pandemi Corona,...
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan terjadi banjir di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, NTT dan Aceh pada Jumat (22/5/2020). Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan terjadi banjir di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, NTT dan Aceh pada Jumat (22/5/2020). Kejadian itu ditengarai karena tingginya intensitas hujan yang turun di wilayah tersebut.

Banjir yang terjadi di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan mengakibatkan empat unit rumah rusak berat. Bahkan, dua lainnya hanyut terbawa arus deras banjir. (Baca juga: Bantu Warga, Hetty Andika Perkasa dan Persit Pusat Bagikan 585 Paket Sembako)

Banjir yang terpantau pada pukul 02.00 dini hari waktu setempat mengakibatkan 75 jiwa mengungsi. Musibah itu berlokasi di Desa Pompengan Tengah dan Pompengan Pantai di Kecamatan Lamasi Timur, Luwu.

Menurut pantauan terkini, Sabtu (23/5/2020) pagi, banjir mulai berangsur surut. Namun, banjir tersebut berimbas mengakibatkan beberapa kerugian material lainnya.

“Kerugian berupa bangunan terendam banjir, yakni 230 unit rumah, 2 sekolah dan 1 tempat ibadah. Sedangkan, areal terdampak berupa 450 hektar sawah dan 150 hektar kebun,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati dalam keterangan tertulisnya yang diterima SINDOnews, Sabtu (23/5/2020).

BNPB juga mendapatkan laporan kejadian banjir dari BPBD Provinsi Sulawesi Barat, Jumat (22/5). Banjir melanda tiga desa di tiga kecamatan, yakni Batupanga di Kecamatan Luyo, Mammi di Binuang dan Labasang di Matakali.

Sebanyak 55 unit rumah terendam akibat banjir, dengan rincian 40 unit di Kelurahan Batupanga dan 15 di Mammi, sedangkan puluhan hektar sawah di Matakali. Namun, berdasarkan pantuan pada Sabtu pagi (23/5), banjir di wilayah itu telah surut.

Raditya juga mengungkapkan banjir telah melanda empat kecamatan di Kabupaten Malaka, NTT. Wilayah yang terdampak banjir yaitu Kecamatan Wewiku, Malaka Tengah, Malaka Barat dan Welimpan. (Baca juga: Presiden Jokowi dan Ibu Negara Ucapkan Selamat Idul Fitri)

“Banjir di sejumlah kecamatan ini merendam 276 rumah dan 20 hektar sawah dan kebun dengan ketinggian air beragam 30 hingga 50 cm. Namun demikian, banjir telah surut pada pagi ini,” urainya.

Dua kejadian banjir lain yaitu di Kabupaten Hulu, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Aceh Selatan di Provinsi Aceh. Banjir di Kelurahan Barabai Selatan dan Barabai Darat, Kecamatan Barabai, Hulu, Kalsel terjadi pada Jumat pagi (22/5), pukul 05.00 waktu setempat.

Warga terdampak berjumlah 190 keluarga (585 jiwa), dengan rincian Kelurahan Barabai Selatan berjumlah 70 keluarga (210 jiwa) dan Barabai Darat 120 keluarga (375 jiwa). Sedangkan dampak material mencakup 190 unit rumah terendam.

Terakhir yakni banjir di Kabupaten Aceh Selatan, Provinsi Aceh. Banjir terjadi pada Jumat (22/5), pukul 20.00 WIB ini melanda tiga kecamatan. Beberapa desa di kecamatan tersebut terendam dengan ketinggian air beragam 30-50 cm.

Banjir telah surut di beberapa titik lokasi. Berikut ini desa atau gampong terdampak banjir di kabupaten tersebut, Gampong Ladang Kasik Putih di Kecamatan Samadua, Drien Jalo dan Jambo Papuen di Kecamatan Meukek), Panton Pawoh, Tengah Iboh, Pulo le dan Tutong di Kecamatan Labuhan.

“Upaya pemerintah daerah yang dipimpin oleh masing-masing BPBD sangat cepat dengan melakukan evakuasi warga, pendataan dan dukungan logistik penanganan darurat,” terang dia. (Baca juga: Ketum PP Muhammadiyah: Sebaiknya Tidak Salat Idul Fitri di Lapangan atau Masjid)

Terkait dengan potensi intensitas hujan tinggi dan pergantian musim dari hujan ke kemarau, warga diimbau untuk mewaspadai bahaya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor dan angin puting beliung.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Dasco Panggil Satgas...
Dasco Panggil Satgas Percepatan Penanganan Bencana Sumatera
Perkuat Penanganan Bencana...
Perkuat Penanganan Bencana Daerah, Kemendagri Dorong Transformasi Tata Kelola BPBD
BNPB Ungkap Indonesia...
BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia
Kemendagri: Permendagri...
Kemendagri: Permendagri 18/2025 Tempatkan BPBD Pemegang Komando Penanganan Bencana
814 Bencana Terjadi...
814 Bencana Terjadi Sepanjang 2026, BNPB: Banjir dan Cuaca Ekstrem Mendominasi
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Kekeringan Landa NTB...
Kekeringan Landa NTB dan Jawa Tengah, Ribuan Warga Terdampak
Rekomendasi
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved