Ganjar Pranowo 'Dikacangi' PDIP, Bagaimana Peluang Nyapresnya?
Senin, 24 Mei 2021 - 09:42 WIB
loading...
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, diketahui tidak diundang ke acara Pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Peristiwa Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo tidak diundang ke acara Pembukaan Pameran Foto Esai Marhaen dan Foto Bangunan Cagar Budaya yang dihadiri Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Puan Maharani di Panti Marhaen Kota Semarang, Sabtu (22/5/2021), menyita perhatian banyak pihak.
Baca juga: Ganjar Disebut Berambisi Nyapres, Kondisi Internal PDIP Memanas
Sebab, alasannya karena elite PDIP menilai Ganjar Pranowo terlalu berambisi maju pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Baca juga: Heboh Ganjar Pranowo Dicueki PDIP, Arief Poyuono Bicara Keinginan Rakyat soal Pilpres 2024
Terkait itu tersebut, Direktur Esekutif Indonesian Presidential Studies (IPS)-Jakarta, Nyarwi Ahmad, mengatakan bahwa dukungan pasar politik internal di PDIP terhadap Ganjar Pranowo tampak masih belum aman. "Bukan tidak mungkin, nasib Ganjar Pranowo untuk dapat memaksimalkan karir politiknya melalui PDIP sudah di ujung tanduk," ujar Nyarwi, Senin (24/5/2021).
Baca juga: Disindir Kebelet Nyapres, Ganjar Pamer Makan Mi Instant "Satu Kurang Dua Kebanyakan"
Baca juga: Ganjar Disebut Berambisi Nyapres, Kondisi Internal PDIP Memanas
Sebab, alasannya karena elite PDIP menilai Ganjar Pranowo terlalu berambisi maju pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Baca juga: Heboh Ganjar Pranowo Dicueki PDIP, Arief Poyuono Bicara Keinginan Rakyat soal Pilpres 2024
Terkait itu tersebut, Direktur Esekutif Indonesian Presidential Studies (IPS)-Jakarta, Nyarwi Ahmad, mengatakan bahwa dukungan pasar politik internal di PDIP terhadap Ganjar Pranowo tampak masih belum aman. "Bukan tidak mungkin, nasib Ganjar Pranowo untuk dapat memaksimalkan karir politiknya melalui PDIP sudah di ujung tanduk," ujar Nyarwi, Senin (24/5/2021).
Baca juga: Disindir Kebelet Nyapres, Ganjar Pamer Makan Mi Instant "Satu Kurang Dua Kebanyakan"
Lihat Juga :