Dukung Marzuki Alie Buka Pemilu 2004, Kubu Moeldoko: SBY Bisa Dapat Karma Luar Biasa
Minggu, 23 Mei 2021 - 17:44 WIB
loading...
Marzuki Alie mengaku siap buka-bukaan soal Pemilu 2004 ketika SBY terpilih sebagai presiden. Foto/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pentolan kubu Moeldoko, HM Darmizal meyakini tantangan mantan Sekjen Partai Demokrat Marzuki Alie untuk buka-bukaan soal Pemilu 2004 karena sangat tersinggung oleh tudingan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra Mahendra. "Apalagi jika tudingan Herzaky itu, atas persetujuan dan sepengetahuan SBY atau AHY," kata Darmizal, Minggu (23/5/2021).
Darmizal mengingatkan malapetaka berupa Karma Luar Biasa dapat menimpa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jika Marzuki Alie benar-benar buka suara terkait Pemilu 2004. Apalagi jika Marzuki Alie buka suara pula terkait 'Bank Century' yang sampai saat ini belum berkesudahan, dan Pemilu 2009 dengan berbagai kejanggaalannya. "Diduga pemilu itu (2004 dan 2009), Marzuki Alie pegang kartu truf SBY dan keluarganya," ungkapnya.
Baca juga: Kubu Moeldoko Tuding Sejarah Keterpurukan Demokrat Ketika Dipimpin SBY dan AHY
Darmizal mengatakan, Marzuki Alie adalah Ketua Dewan Pembina di DPP Partai Demokrat KLB Deli Serdang. Dan Jhoni Allen Marbun adalah Sekjen. Dia percaya, mereka berdua mengetahui berbagai rahasia dalam peristiwa masa lalu SBY, dan rahasia besar Pemilu 2004 dan Pemilu 2009.
Sehingga menurutnya, jika keduanya buka suara, maka karier politik keluarga SBY dan AHY bisa tenggelam dan berakhir. "Misalnya, kenapa SBY bisa maju jadi calon Presiden 2004 dan bahkan bisa memenangkan Pemilu 2004, sedangkan kekayaan SBY waktu itu hanya 4,6 milyar rupiah?. Dari mana saja sumber aliran dananya waktu itu? Marzuki Alie sebagai pelaku sejarah, tentu bisa buka suara," ungkap dia.
Darmizal mengingatkan malapetaka berupa Karma Luar Biasa dapat menimpa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) jika Marzuki Alie benar-benar buka suara terkait Pemilu 2004. Apalagi jika Marzuki Alie buka suara pula terkait 'Bank Century' yang sampai saat ini belum berkesudahan, dan Pemilu 2009 dengan berbagai kejanggaalannya. "Diduga pemilu itu (2004 dan 2009), Marzuki Alie pegang kartu truf SBY dan keluarganya," ungkapnya.
Baca juga: Kubu Moeldoko Tuding Sejarah Keterpurukan Demokrat Ketika Dipimpin SBY dan AHY
Darmizal mengatakan, Marzuki Alie adalah Ketua Dewan Pembina di DPP Partai Demokrat KLB Deli Serdang. Dan Jhoni Allen Marbun adalah Sekjen. Dia percaya, mereka berdua mengetahui berbagai rahasia dalam peristiwa masa lalu SBY, dan rahasia besar Pemilu 2004 dan Pemilu 2009.
Sehingga menurutnya, jika keduanya buka suara, maka karier politik keluarga SBY dan AHY bisa tenggelam dan berakhir. "Misalnya, kenapa SBY bisa maju jadi calon Presiden 2004 dan bahkan bisa memenangkan Pemilu 2004, sedangkan kekayaan SBY waktu itu hanya 4,6 milyar rupiah?. Dari mana saja sumber aliran dananya waktu itu? Marzuki Alie sebagai pelaku sejarah, tentu bisa buka suara," ungkap dia.
Lihat Juga :