Puan Maharani Minta Seluruh Kader PDIP Solid dan Kompak dalam Satu Barisan

Sabtu, 22 Mei 2021 - 15:54 WIB
loading...
Puan Maharani Minta...
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menunjukkan foto pilihan peserta lomba foto esai tentang Marhaen dan Cagar Budaya di Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/5/2021). Foto/Ahmad Antoni
A A A
SEMARANG - Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani mengingatkan kepada seluruh jajaran partainya untuk menjaga soliditas. Menurutnya, soliditas adalah kunci untuk menghadapi dinamika politik ke depan.

Selain itu, Puan juga meminta kader dan tiga pilar PDI Perjuangan, di struktural, legislatif, dan eksekutif, untuk taat asas dan disiplin menjalankan instruksi partai. “Tetap dalam satu barisan partai yang terpimpin,” kata Puan kepada kader PDI Perjuangan se-Jawa Tengah, di Kantor DPD PDIP Jateng, Panti Marhaen Semarang, Sabtu (22/5/2021). Baca juga: Survei ARSC: Elektabilitas PDIP Teratas, Demokrat Naik Paska Isu Kudeta

Acara yang digelar sebagai rangkaian HUT ke-48 PDI Perjuangan itu dihadiri oleh kepala-wakil kepala daerah PDI Perjuangan di Jawa Tengah dan anggota DPR RI Dapil Jawa Tengah. Hadir juga secara virtual 463 anggota DPRD kabupaten/kota, 35 DPC kabupaten/kota, 573 PAC, serta badan dan organisasi sayap PDI Perjuangan se-Jawa Tengah. “Tidak dibenarkan ada kader yang di luar barisan. Pimpinan partai di setiap tingkatan agar memastikan seluruh kader dan tiga pilar partai berada dalam barisan yang solid dan kompak,” ujar perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI tersebut.

Puan mengatakan, langkah dan tujuan PDI Perjuangan tidak berhenti hanya sampai memenangkan pemilu secara demokratis. Tetapi, kader-kader PDI Perjuangan di eksekutif, legislatif, dan struktural, harus bahu membahu mewujudkan kesejahteraan masyarakat sesuai ideologi Pancasila dan jalan trisakti. Terlebih pada masa pandemi Covid-19, Puan mengingatkan agar kader PDI Perjuangan, khususnya yang berada di eksekutif dan legislatif, mengoptimalkan kebijakan pencegahan penularan Covid-19 dan berjalannya program untuk dapat menyangga kehidupan masyarakat dan membangkitkan ekonomi kerakyatan. “Laksanakanlah kewajiban tugas ideologis kita dengan tanpa memikirkan untung ruginya; Karma Nevad Ni Adikaratse; Ma Phaleshu Kada Chana,” ujarnya.

Menurutnya, seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan patut bersyukur karena selama 48 tahun berkiprah, PDI Perjuangan terus memegang teguh ideologi Pancasila 1 Juni 1945 dan konsisten memperjuangkan Indonesia yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian. Pascareformasi, kata Puan, PDI Perjuangan berhasil memenangi pemilu legislatif dua kali berturut-turut, pada 2014 dan 2019. Kemudian, PDI Perjuangan juga menjadi partai pengusung utama dalam kemenangan pemilu presiden dua kali berturut-turut. “Kita patut bersyukur atas semua pencapaian PDI Perjuangan, akan tetapi kita tidak boleh lupa bahwa perjuangan kita belum selesai,” kata Puan.

Sementara terkait hasil pilkada serentak, PDI Perjuangan memiliki 251 kepala daerah dan wakil kepala daerah dari 548 daerah provinsi dan kabupaten. Di Jawa Tengah, PDI Perjuangan memiliki kepala daerah di 22 kabupaten/kota dari total 35 kabupaten/kota, 26 anggota DPR RI, 42 anggota DPRD tingkat provinsi, serta 412 anggota DPRD tingkat kabupaten/kota di Jawa Tengah. “Inilah capaian dari kerja keras dan perjuangan seluruh kader-kader PDI Perjuangan dan tiga pilar partai, yang harus terus diperkuat, karena ke depan tantangan dan lawan kita juga akan semakin berat. Kita bukan hanya ingin PDI Perjuangan menang Pemilu, kita inginkan kemenangan PDI Perjuangan menjadi pembuka jalan untuk mewujudkan Indonesia yang benar-benar berdaulat berdikari dan berkepribadian dalam kebudayaan. Rakyat menanti komitmen PDI Perjuangan diwujudkan secara nyata dan dirasakan masyarakat,” ujarnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ferdinand Hutahaean:...
Ferdinand Hutahaean: Jokowi Khianati Prabowo Demi Ambisi Politik Keluarga di 2029
MK: Parpol Melanggar...
MK: Parpol Melanggar Kuota 30 Persen Keterwakilan Perempuan Bakal Didiskualifikasi
GKSR Minta Revisi UU...
GKSR Minta Revisi UU Pemilu Libatkan Partai Non-Parlemen dan Hapus Parliamentary Threshold
PDIP Kembali Tegaskan...
PDIP Kembali Tegaskan Posisinya Jadi Mitra Strategis Pemerintah: Kami Tidak Nyinyir
Momen Prabowo Mencari...
Momen Prabowo Mencari Kopi saat Pidato di Rapat Paripurna DPR
Disambut Puan Maharani,...
Disambut Puan Maharani, Presiden Prabowo Hadiri Rapat Paripurna DPR
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Salat di Masjid DPR,...
Salat di Masjid DPR, Puan Harap Iduladha 2026 Jadi Momen Rajut Kepedulian Sosial
Partai Kecoa Viral di...
Partai Kecoa Viral di India, 350.000 Orang Sudah Mendaftar, Syarat Anggota: Pengangguran dan Malas
Rekomendasi
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Berita Terkini
Revisi UU Polri: Batas...
Revisi UU Polri: Batas Usia dan Syarat Anggota Kompolnas Diusulkan Lebih Fleksibel
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved