La Nyalla Geram Guru TK Diancam Debt Collector: Tutup Pinjol Ilegal!
Selasa, 18 Mei 2021 - 20:11 WIB
loading...
Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Kasus pinjaman online (pinjol) kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang guru taman kanak-kanak (TK) asal Sukun, Kota Malang, Jawa Timur. Dia terlilit utang dengan 24 pinjaman online. Akibatnya, sang guru mendapat teror dan ancaman kekerasan.
Kasus ini mendapat perhatian Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. Doa sangat prihatin dengan kondisi tersebut.
Dia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera menutup jasa pinjaman online ilegal untuk menghindari banyak korban.
"Kasus yang menimpa guru TK asal Sukun, Kota Malang, menjadi cermin jahatnya pinjaman online dalam menyelesaikan kasus. Mereka menggunakan debt collector dan mengintimidasi korban karena terlilit utang. Ini merupakan satu contoh dari ribuan korban lintah darat pinjol," tutur La Nyalla geram, Selasa (18/5/2021).
Baca juga: Kisah Pilu Guru Cantik yang Dipecat dan Nyaris Bunuh Diri Diteror Debt Collector Pinjol
Guru tersebut diketahui meminjam uang untuk membayar kuliah S-1. Namun, yang membuat La Nyalla lebih miris adalah sang guru justru diberhentikan dari kerjanya.
Kasus ini mendapat perhatian Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mahmud Mattalitti. Doa sangat prihatin dengan kondisi tersebut.
Dia meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk segera menutup jasa pinjaman online ilegal untuk menghindari banyak korban.
"Kasus yang menimpa guru TK asal Sukun, Kota Malang, menjadi cermin jahatnya pinjaman online dalam menyelesaikan kasus. Mereka menggunakan debt collector dan mengintimidasi korban karena terlilit utang. Ini merupakan satu contoh dari ribuan korban lintah darat pinjol," tutur La Nyalla geram, Selasa (18/5/2021).
Baca juga: Kisah Pilu Guru Cantik yang Dipecat dan Nyaris Bunuh Diri Diteror Debt Collector Pinjol
Guru tersebut diketahui meminjam uang untuk membayar kuliah S-1. Namun, yang membuat La Nyalla lebih miris adalah sang guru justru diberhentikan dari kerjanya.
Lihat Juga :