Kasus Baru Covid-19 Pascalibur Lebaran Harus Diantisipasi

Senin, 17 Mei 2021 - 05:57 WIB
loading...
A A A
Adapun kondisi ruang ICU, secara nasional ada terdapat sekitar 22.000 unit, khusus untuk pasien Covid-19 disiapkan 7.500 unit. Tingkat keterisian ICU saat ini mencapai 2.500.

''Kapasitas RS dan ICU yang kita miliki, itu masih tiga kali lebih besar dibandingkan yang kita dedikasikan untuk Covid-19,'' tandasnya.

Jika nanti terdapat kekurangan permintaan tempat tidur maupun ICU, Kemenkes siap melakukan relaksasi dengan mengonversi rumah sakit menjadi khusus Covid-19.

''Sejumlah persiapan telah kita lakukan, saya berdoa persiapan itu tidak terpakai dan tetap kosong, tapi kalau pun ada setidaknya kita sudah melakukan persiapan,'' harap Menkes.

Sementara itu, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto pada Jumat (15/5) mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 di Indonesia mengalami penurunan. Dia mencontohkan penambahan kasus Covid-19 pada Jumat (15/5) sebanyak 2.633 kasus. Menurut dia, jumlah itu terendah setidaknya sejak awal 2021.

Dalam hal ketersediaan ruang perawatan, kondisi saat ini masih terkendali. Airlangga menjelaskan tingkat keterisian tempat tidur (bed occupancy rate/BOR) nasional hingga 13 Mei mencapai 29%. Untuk diketahui, BOR masih diangap aman jika belum mencapai di atas angka 70%. Kendati demikian, Airlangga meningatkan bahwa BOR di beberapa daerah di Sumatera cukup tinggi.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi berharap kasus Covid-19 nantinya tidak kembali meningkat drastis seperti yang terjadi pada pasca libur Natal dan Tahun Baru 2021. Potensi itu bisa kembali terjadi di momen Lebaran ini. Hanya, kenaikan kasus ini baru bisa diketahui sekitar 2-3 pekan usai Idul Fitri.

Demi mencegah potensi itu, ia mengingatkan di tingkat hulu seperti Satgas Covid-19 termasuk di tingkat daerah, aparat kepolisian dan TNI, hingga pejabat daerah bertindak tegas menegakkan aturan dalam pelaksanaan pengetatan larangan mudik. Sedangkan di tingkat hilir, fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) harus bersiap untuk melakukan pengujian (testing) hingga penelusuran (tracing) terhadap kasus positif Covid-19 di wilayahnya.

Baca juga: Kasus COVID-19 Diprediksi Melonjak Pasca Lebaran, DPR: Jangan Saling Menyalahkan

Bukan hanya soalnya melakukan pelacakan saja yang penting untuk mengurangi melonjaknya kasus positif usai Lebaran. Tes antigen yang dilakukan secara acak tidak maksimal belum lagi hasilnya yang tidak seakurat PCR. Selama ini hanya melihat di pulau Jawa saja sementara kenaikan kasus sebenarnya akan terjadi di dalam dan luar pulau jawa karena 50 persen kasus terjadi di DKI dan jabodetabek sehingga semua fokus di pulau Jawa.

Hal lain yang tidak kalah pentingnya selama ini kelemahan Indonesia adalah kualitas pelayanan kesehatan. Belajar dari pengalaman kuantitas maupun kualitas pelayanan kesehatan di Indonesia belum siap terlebih jika kasusnya melonjak. Fasilitas ICU, alat ventilator, tempat tidur maupun kecepatan untuk rujukan sehingga tidak terjadi penanganan yang dapat ditindaklanjuti dengan cepat, ketika ada seseorang bergejala ini harus segera ditangani.

Fasilitas kesehatan juga harus merata untuk mereka yang ada di daerah luar pulau Jawa seperti Sumatera Kalimantan walaupun jumlah penduduknya sedikit tapi yang positif kemungkinan bisa melonjak usai Idul Fitri.
(ynt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cari Keadilan, Arief...
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Kirim Surat Emosional buat Keluarga
Kapolri Sebut Angka...
Kapolri Sebut Angka Kecelakaan Mudik Turun, Lemkapi: Bukti Polri Hadir untuk Masyarakat
Momen Anies Tanda Tangani...
Momen Anies Tanda Tangani Lukisan Karya Pelajar SMA saat Open House Lebaran
Open House di Istana,...
Open House di Istana, Anak-Anak Dapat Mobil-mobilan hingga Boneka
SBY dan Keluarga Tiba...
SBY dan Keluarga Tiba di Istana, Halalbihalal dengan Prabowo
Prabowo akan Halalbihalal...
Prabowo akan Halalbihalal dengan SBY dan Jokowi di Istana Sore Ini
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
PLN Catat Lonjakan Penggunaan...
PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025 di Arus Mudik Lebaran
Dari WhatsApp hingga...
Dari WhatsApp hingga Netflix, Ini Biang Kerok Lonjakan Trafik 21% XLSMART Saat Lebaran
Rekomendasi
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved