Dirjen Hubdat, Budi Setiyadi: Terdapat 12 Titik Jalan Tikus yang Kami Awasi
Sabtu, 23 Mei 2020 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, Polda Metro akan memberikan sangsi tegas terhadap mobil-mobil travel gelap yang masih mengangkut penumpang.
“Kami juga menyiapkan bus untuk memindahkan penumpang-penumpang dari travel gelap tersebut untuk diantar ke Pulo Gebang.” lanjutnya.
Ditjen Hubdat bersama Korlantas Polri, telah membuat suatu skema untuk mengendalikan dan mengatur arus lalu lintas di saat lebaran ini. Menurut Budi, skema tersebut dibagi menjadi 3 fase.
“Fase 1 mulai tanggal 18 -23 Mei, fase 2 dari tanggal 24-25 Mei saat lebaran dan fase 3 mulai 26 sampai 31 Mei mendatang. Masing-masing fase kita bagi dengan metode (penindakan) yang berbeda-beda. Masyarakat pun tidak diperbolehkan masuk ke Jakarta jika tidak memiliki SIKM (Surat Izin Keluar Masuk)” Jelas Budi.
Sementara mencegah masyarakat yang hendak mudik, Ditjen Hubdat juga memberikan masker dan paket takjil di beberapa cek poin ke seluruh pengendara yang melintas dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat terhadap kesadaran dalam penggunaaan masker untuk menggalakkan gerakan #MaskerUntukSemua demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Kami juga menyiapkan bus untuk memindahkan penumpang-penumpang dari travel gelap tersebut untuk diantar ke Pulo Gebang.” lanjutnya.
Ditjen Hubdat bersama Korlantas Polri, telah membuat suatu skema untuk mengendalikan dan mengatur arus lalu lintas di saat lebaran ini. Menurut Budi, skema tersebut dibagi menjadi 3 fase.
“Fase 1 mulai tanggal 18 -23 Mei, fase 2 dari tanggal 24-25 Mei saat lebaran dan fase 3 mulai 26 sampai 31 Mei mendatang. Masing-masing fase kita bagi dengan metode (penindakan) yang berbeda-beda. Masyarakat pun tidak diperbolehkan masuk ke Jakarta jika tidak memiliki SIKM (Surat Izin Keluar Masuk)” Jelas Budi.
Sementara mencegah masyarakat yang hendak mudik, Ditjen Hubdat juga memberikan masker dan paket takjil di beberapa cek poin ke seluruh pengendara yang melintas dengan tujuan untuk mengedukasi masyarakat terhadap kesadaran dalam penggunaaan masker untuk menggalakkan gerakan #MaskerUntukSemua demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
(alf)
Lihat Juga :