MUI Desak PBB Nyatakan Serangan Brutal Israel ke Masjid Al Aqsa Pelanggaran HAM

Selasa, 11 Mei 2021 - 21:01 WIB
loading...
MUI Desak PBB Nyatakan...
Sekjen MUI Amirsyah Tambunan meminta dunia, terutama PBB untuk menekan Israel atas serangan brutalnya ke Masjidil Aqsa, Palestina. Foto/ist
A A A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) bersama seluruh organisasi masyarakat Islam seluruh Indonesia mengutuk peristiwa penyerangan masyarakat Palestina di Masjid Al-Aqsa yang dilakukan tentara Israel pada Jumat (7/5/2021). Israel dinilai telah melanggar hukum internasional dan harus segera ditindak.

Sekretaris Jenderal Majeli Ulama Indonesia (MUI) Amirsyah Tambunan dalam konfrensi pers secara zoom mengatakan, pernyataan ditulis dari hasil kesepakatan MUI bersama seluruh organisasi Islam di Indonesia. Dari hasil diskuai, semuanya sepakat bahwa apa yang dilakukan Israel adalah pelanggaran berat.

"Serangan brutal dan biadab zionis Israel ini telah menodai kesucian tempat ibadah sekaligus mempertunjukkan pelanggaran secara terang-terangan terhadap prinsip-prinsip hukum internasional yang terkandung dalam Piagam PBB dan terhadap hukum internasional lainnya, terutama keputusan UNESCO tahun 2016 yang menetapkan Aqsha merupakan situs suci umat Islam," kata Amirsyah membaca keterangan tertulis, Selasa (11/5/2021).

Baca juga: Fahri Hamzah Desak Indonesia Bertindak atas Serangan Israel ke Masjid Al Aqsa

Organisasi PBB diminta untuk segera mengambil tindakan nyata atas pelanggaran hukum internasional tersebut. PBB harus megaskan bahwa serangan tersebut telah melanggar HAM penduduk tersebut.

"Menyerukan kepada PBB untuk menempatkan pasukan perdamaian di Palestina untuk melindungi rakyat Palestina dari kekejaman Israel," jelasnya.

Tidak hanya kepada PBB, desakan juga diberikan kepada negara anggota OKI dan Liga Arab untuk bersatu melawan semua kejahatan Israel. Mendorong agar penguasa Israel dibawa ke International Criminal Court (ICC) atas kejahatan kemanusiaan.

Negara-negara yang yang tergabung dalam anggota OKI, Liga Arab dan masyarakat internasional untuk mengambil langkah yang tegas terhadap Israel termasuk menunjau kembali hubungan diplomatik yang sudah dibangun dengan Israel.

Baca juga: Serangan Udara Israel Tewaskan 24 Warga Palestina, Termasuk Anak-anak

"Menyerukan negara-negara Islam lainnya untuk bersatu menggalang semua potensi baik politik, ekonomi, sosial budaya, dan milter untuk menghadapi arogansi dan agresi zionisme Israel," jelasnya.

Dorongan juga diberikan kepada pemerintah Amerika Serikat (AS) untuk melakukan langkah-langkah yang lebih konstruktif dan nyata untuk menekan Israel. Amerika Serikat diminta memberikan sanksi atas kejahatan kemanusiaan yang dilakukan Israel.

"Amerika harus mengembalikan kepercayaan internasional dengan menekan Israel dan mendorong PBB untuk menetapkan sanksi kepada Israel atas pelanggaran HAM berat yang telah dilakukannya," tegasnya.
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan...
MUI Tegaskan Tetap Perjuangkan Sanksi Pidana LGBT: Tidak Semua Happy terhadap Upaya Perbaikan
37 Organisasi Tolak...
37 Organisasi Tolak Desakan MUI Agar Pelaku dan Pengkampanye LGBT Dipidana
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
MUI Desak Hukuman Tegas...
MUI Desak Hukuman Tegas Bagi Pelaku dan Pengkampanye LGBT
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
MUI: Presiden Kurban...
MUI: Presiden Kurban Pakai APBN Tak Masalah secara Syariat demi Kepentingan Masyarakat
MUI Ajak Umat Islam...
MUI Ajak Umat Islam Jadikan Iduladha Momentum Perkuat Persatuan dan Tingkatkan Kepedulian
Beda Pandangan soal...
Beda Pandangan soal Dam Haji, DPR Sarankan Kemenhaj dan MUI Cari Titik Temu
MUI Ingatkan Penguburan...
MUI Ingatkan Penguburan Hidup-hidup Ikan Sapu-sapu Tak Sesuai Prinsip Islam
Rekomendasi
Sidang Lanjutan Praperadilan...
Sidang Lanjutan Praperadilan Roy Suryo, Polda Metro Jaya Bacakan Jawaban
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
5 Negara yang Mengecam...
5 Negara yang Mengecam Serangan Israel ke Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved