Airlangga Sebut Kedatangan Pekerja Migran Sebabkan Covid-19 Naik Tajam di 5 Provinsi

loading...
Airlangga Sebut Kedatangan Pekerja Migran Sebabkan Covid-19 Naik Tajam di 5 Provinsi
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan kenaikan tajam kasus Covid-19 di lima provinsi sebagiannya disebabkan oleh kedatangan pekerja migran. Foto/dok.SINDOnews
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan dari 30 provinsi yang menjalankan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) mikro , ada beberapa daerah yang mengalami kenaikan kasus harian.

“Nah dari 30 provinsi yang melaksanakan PPKM mikro, 11 provinsi mengalami tambahan konfirmasi harian,” katanya dalam konferensi persnya, Senin (10/5/2021).

Baca juga: Muhammadiyah Keluarkan Tuntunan Idulfitri dalam Kondisi Pandemi Covid-19, Ini Isinya

Bahkan lima provinsi di antaranya mengalami kenaikan yang cukup tajam. Dia menyebut kenaikan tajam ini sebagian disebabkan oleh pekerja migran Indonesia (PMI).



“Dengan 5 provinsi yang meningkat cukup tajam yaitu kepulauan Riau, Riau, Sumatera selatan, Aceh, dan Kalimantan Barat. Dan sebagian itu akibat dari datangnya pekerja migran,” ungkapnya.

Airlangga mengatakan pada bulan April hingga Mei jumlah PMI yang kembali ke tanah air diprediksi mencapai 49.682 orang. Pada April lalu PMI yang tiba di Tanah Air mencapai 24.215 orang dan diprediksi mencapai 25.467 pada bulan Mei.

Baca juga: Ke Markas Komando Marinir, Menko Airlangga Apresiasi Dedikasi TNI dalam Penanganan COVID-19

“Dan ini yang diperlukan penanganan secara khusus. Dan ini sesuai dengan Instruksi Mendagri, koordinasi dilakukan oleh pemda, satgas. Koordinasi oleh pangdam di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, NTB, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Utara,” paparnya.

Dia menegaskan bahwa sampai di tanah air para PMI harus menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Mulai dari PCR tes hingga karantina.

“Dan hasil positif yang cukup tinggi. Ini diantisipasi di daerah yang memang masuk untuk PMI,” pungkasnya.
(muh)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top