Mudik Dilarang tapi WNA China Terus Masuk, Konsistensi Pemerintah Dipertanyakan

Sabtu, 08 Mei 2021 - 16:12 WIB
loading...
Mudik Dilarang tapi...
Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suryadi Jaya Purnama. Foto/dpr.go.id
A A A
JAKARTA - Masuknya warga negara Asing (WNA) China ke Indonesia di saat pemerintah melarang mudik lebaran terus menuai kritik. Betapa tidak, dua dari 85 WNA China yang masuk Indonesia dinyatakan positif Covid-19.

Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Suryadi Jaya Purnama sangat menyayangkan kebijakan penanganan Covid-19 oleh pemerintah yang tidak konsisten.

"Di satu sisi begitu ketat melarang warga mudik, sementara memberi kelonggaran terhadap WNA China masuk ke Indonesia," katanya kepada SINDOnews, Sabtu (8/5/2021).Baca juga: WNA China Terus Berdatangan ke Indonesia, Hari Ini 166 Orang Masuk lewat Soetta

Suryadi menilai ketidakkonsistenan itu juga terlihat dari seringnya mengubah kebijakan dalam waktu yang singkat dengan bentuk revisi. "Adendum dan istilah lain sepeti surat edaran Satgas yang sudah dua kali melakukan perubahan dalam bentuk adendum dan kementetian dalam negeri yang merubah surat edaran pada hari yang sama," katanya.

Belum lagi, lanjut dia, antar kementerian atau lembaga dengan yang lain juga tidak sinkron.Bahkan, kata dia, ada juga menteri yang tiba-tiba mengumumkan akan mulai groundbreaking pembangunan ibu kota negara baru. Padahal, kata dia, undang-undang sebagai dasar hukum saja belum dibahas.

"Dengan ketidakkonsistenan itu, pemerintah daerah dan juga aparat pelaksana di lapangan menjadi kebingungan dalam menjalankan kebijakan tersebut, termasuk masyarakat menjadi kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan dan keseriusan pemerintah dalam menangani berbagai masalah yang sedang kita hadapi," katanya.Baca juga: Heboh WNA China Masuk lewat Bandara Soetta, Begini Penjelasan Dirjen Imigras

Untuk itu, kata dia, Presiden Jokowi segera membuat kebijakan yang komprehensif. "Termasuk larangan bagi WNA khususnya China dan India untuk masuk ke Indonesia," pungkasnya.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
KPK: Silmy Karim Kantongi...
KPK: Silmy Karim Kantongi Rp100 Juta per Pekan dari Pemerasan Izin Tinggal WNA
OTT di Imigrasi Jakbar...
OTT di Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan Izin Tinggal WNA
Petugas Kargo di Kasus...
Petugas Kargo di Kasus Tas Ekspor Bukan Karyawan Bandara Soetta, InJourney Airports Minta Seluruh Pihak Taat Hukum
321 WNA Kelola 75 Situs...
321 WNA Kelola 75 Situs Judol di Hayam Wuruk, Bareskrim Telusuri Aliran Dana hingga Sponsor
Imigrasi Perketat Pengawasan...
Imigrasi Perketat Pengawasan Aktivitas Warga Asing di Bali
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Erupsi Gunung Dukono,...
Erupsi Gunung Dukono, BNPB Sebut 2 WNA Masih dalam Pencarian
Cuaca Buruk di Bandara...
Cuaca Buruk di Bandara Soekarno-Hatta, Petugas Respons Cepat
Rekomendasi
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan Kerja PATT 2026, Pendidikan Minimal D3 Semua Jurusan
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Piala Dunia 2026: Meksiko...
Piala Dunia 2026: Meksiko Bidik Start Sempurna, Afrika Selatan Jadi Korban Pertama?
Berita Terkini
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
KPK Periksa Bupati Muara...
KPK Periksa Bupati Muara Enim Edison setelah OTT ASN BPK
Kader Muhammadiyah Uji...
Kader Muhammadiyah Uji Penetapan Awal Bulan Hijriah oleh Menag ke MK
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
64 PSE Sudah Lapor ke...
64 PSE Sudah Lapor ke Komdigi, Nurul Arifin Berharap Angkanya Terus Meningkat
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Infografis
Obama dan 500 Orang...
Obama dan 500 Orang AS Lainnya Dilarang Masuk Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved