Partai Ummat Dinilai Bertolak Belakang dengan Ide Amien Rais saat Reformasi
Jum'at, 07 Mei 2021 - 17:02 WIB
loading...
A
A
A
Namun kini setelah 23 tahun berlalu, kata Pangi, Amien Rais datang dengan partai baru yang terpaksa harus didirikan setelah konflik internal di tubuh PAN tidak bisa dicarikan jalan keluarnya.
"Tokoh reformasi ini tersingkir/diusir dari rumah yang pernah beliau didirikan sendiri dan kini punya narasi cita-cita baru mendeklarasikan partai baru yang dulu dianggap sebagai baju yang kekecilan itu tadi," kata Pangi.
Dia menilai Partai Ummat yang telah dideklarasikan jelas bertolak belakang dengan PAN dan ide politik Amien Rais diawal reformasi dulu. Partai baru ini segmentasinya sangat jelas.
"Bahasa sederhana saya segmen kolom kecil, untuk mewakili kepentingan kelompok muslim dan jargon-jargon politiknya sangat eksklusif menyasar basis pemilih muslim yang mazhab politiknya berseberangan dengan pemerintah (anti tesis)," tandasnya.
Baca juga: Elektabilitas Moncer, Anies Menggiurkan Dipasangkan dengan AHY
Kendati demikian, kata Pangi, upaya Amien Rais untuk membangun kembali kekuatan politiknya patut diapresiasi. Pada usianya yang sudah tidak lagi dianggap muda, Amien masih memiliki energi dan semangat besar untuk membangun partai politik baru, sudah menjadi rahasia umum ini bukan pekerjaan mudah.
Selain itu sebagai politikus senior, lanjut dia, Amien sudah pasti membuat perhitungan matang dan evaluasi atas perjalanan politiknya selama ini. Pembentukan Partai ummat walaupun secara eksplisit mempersempit ruang gerak partai baru ini. Namun pemilih di segmen ini masih sangat besar yang belum tergarap dan terwakili secara politik.
"Tokoh reformasi ini tersingkir/diusir dari rumah yang pernah beliau didirikan sendiri dan kini punya narasi cita-cita baru mendeklarasikan partai baru yang dulu dianggap sebagai baju yang kekecilan itu tadi," kata Pangi.
Dia menilai Partai Ummat yang telah dideklarasikan jelas bertolak belakang dengan PAN dan ide politik Amien Rais diawal reformasi dulu. Partai baru ini segmentasinya sangat jelas.
"Bahasa sederhana saya segmen kolom kecil, untuk mewakili kepentingan kelompok muslim dan jargon-jargon politiknya sangat eksklusif menyasar basis pemilih muslim yang mazhab politiknya berseberangan dengan pemerintah (anti tesis)," tandasnya.
Baca juga: Elektabilitas Moncer, Anies Menggiurkan Dipasangkan dengan AHY
Kendati demikian, kata Pangi, upaya Amien Rais untuk membangun kembali kekuatan politiknya patut diapresiasi. Pada usianya yang sudah tidak lagi dianggap muda, Amien masih memiliki energi dan semangat besar untuk membangun partai politik baru, sudah menjadi rahasia umum ini bukan pekerjaan mudah.
Selain itu sebagai politikus senior, lanjut dia, Amien sudah pasti membuat perhitungan matang dan evaluasi atas perjalanan politiknya selama ini. Pembentukan Partai ummat walaupun secara eksplisit mempersempit ruang gerak partai baru ini. Namun pemilih di segmen ini masih sangat besar yang belum tergarap dan terwakili secara politik.
Lihat Juga :