Total Rp63 Miliar Insentif Nakes Relawan RSDC Tahun 2020 Telah Dibayarkan

Jum'at, 07 Mei 2021 - 16:22 WIB
loading...
Total Rp63 Miliar Insentif...
Sekretaris PPSDM Kesehatan Kemenkes, Trisa Wahjuni Putri mengatakan insentif relawan nakes di RSDC Wisma Atlet Kemayoran yang telah dibayarkan di tahun 2020 sebanyak Rp63 miliar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekretaris Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes , Trisa Wahjuni Putri mengatakan insentif relawan tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Darurat COVID-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran yang telah dibayarkan di tahun 2020 sebanyak Rp63 miliar.

“Dan sudah dilakukan pembayaran insentif sejak bulan Maret hingga bulan November tahun 2020. Dan sudah disalurkan lebih kurang Rp63 miliar insentif bagi relawan di Wisma Atlet selama 9 bulan sampai bulan November 2020,” ujar Trisa pada Konferensi Pers Insentif Tenaga Kesehatan RSDC secara virtual, Jumat (7/5/2021). Baca juga: Nakes RSDC Wisma Atlet Menjerit Insentif Belum Dibayar, Kemenkes: Sebentar Lagi Cair

Trisa pun mengatakan bahwa insentif nakes pada bulan Desember 2020 dibayarkan pada periode pembayaran tahun 2021. “Dan bulan Desember tahun 2020, memang secara aturan tidak bisa diberikan di bulan yang sama sehingga diberikannya pada 2021.”

Menurutnya, harus ada persetujuan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). “Memang ada persoalan bahwa dalam prosedur yang harus kami lalui yaitu anggaran untuk membayar tunggakan tahun 2020 dan harus melalui dilakukan persetujuan. Persetujuan BPKP yang pertama, sebesar 581 miliar. Persetujuan yang kedua itu Rp231 miliar,” jelasnya.

“Kami ingin informasikan bahwa di tahapan kedua di Rp231 miliar, di dalamnya ada anggaran untuk membayar tunggakan bagi relawan RSDC tahun 2020 untuk bulan Desember ya,” sambung Trisa.

Trisa pun menuturkan bahwa sebelumnya anggarannya untuk pembayaran insentif nakes diblokir oleh Kemenkeu. “Karena kita tidak boleh memakai sebelum itu direview kebenarannya. Dan alhamdulillah kemarin blokirnya sudah selesai dan sudah dibuka anggarannya dan DIPA sudah masuk di badan PPSDM. Dan kemarin pagi juga kami memproses untuk bisa dibayarkan.”

“Dan alhamdulillah dari yang sudah bisa dibayarkan itu sudah bisa direalisasikan melalui SP2D. Sebagian lagi ini tinggal menunggu tahapan sedikit lagi karena sudah melalui tahapan SPM, tahapan di KPPN, sudah sampai tahap konversi,” imbuh Trisa. Baca juga: 8 Nakes Gugur Jalankan Tugas, Ahli Waris Diberikan Total Santunan Rp2,4 Miliar

Dia pun memastikan bahwa pembayaran insentif bulan Desember 2020 segera dibayarkan sore ini atau maksimal besok pagi. “Sehingga sebentar lagi untuk yang Desember akan bisa direalisasikan. Mungkin sore ini atau besok pagi, paling lambat. Itu untuk perjalanan insentif tahun 2020 bulan Desember. Jadi untuk di pahami bersama bahwa anggarannya demikian prosedurnya,” tutupnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Asosiasi Minta Rancangan...
Asosiasi Minta Rancangan Aturan Peringatan Kesehatan Tak Bertentangan dengan UU Hak Kekayaan Intelektual
UU Kesehatan Digugat...
UU Kesehatan Digugat Dharma Pongrekun, Kemenkes: Aturan Disusun Perhatikan Hak Warga Negara
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Kemenkes Siapkan Penjelasan dan Dokumen Pendukung
6 Juta Pekerja Rokok...
6 Juta Pekerja Rokok Terancam di PHK, Wamenaker: Kebijakan Harus Berpihak pada Rakyat
Poltekkes Kemenkes Jakarta...
Poltekkes Kemenkes Jakarta II Gandeng Daegu Health College, Resmikan Dental Work Station Modern
Wamenkes Pantau Langsung...
Wamenkes Pantau Langsung Skrining Kesehatan Gratis Mitra Driver Gojek
Dilaporkan soal Dugaan...
Dilaporkan soal Dugaan Gelar Palsu, Kemenkes: Menkes Budi Tak Pernah Cantumkan Gelar dalam Administrasinya
Rekomendasi
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Profil Sarifah Suraidah...
Profil Sarifah Suraidah Istri Gubernur Kaltim yang Viral di Tengah Polemik Pengadaan Mobdin Rp8,5 Miliar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved